CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »
Tampilkan postingan dengan label interesting and unique. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label interesting and unique. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Juli 2011

Jenis-Jenis Hantu di Jepang

Hihihihi..
Ink bakal bahas tentang hantu lagi kali ini ..
Setelah bahas, hantu2 populer, skarang bahas jenis2 hantu lain lagi ya...
semoga nggak kebawa mimpi bacanya..

Onryou


Onryou adalah hantu yang menaruh dendam kepada orang lain pada semasa hidupnya dan biasanya setelah meninggal ia akan gentayangan untuk membalas dendam kepada orang-orang tersebut. Penampakan Onryou biasanya digambarkan sebagai berikut:

1.Rambut panjang terurai.
2.Memakai kimono putih.
3.Pergelangan tangan menjuntai ke bawah.
4.Biasanya kaki tak tampak menjejak

2. Ubume

Dalam kepercayaan masyarakat Jepang, Ubume adalah sosok hantu wanita yang meninggal ketika mengandung (lalu melahirkan dalam kubur) sehingga meninggalkan anak yang masih bayi, dan hantu tersebut selalu kembali untuk merawat anaknya dengan membawa gula-gula. Di Indonesia, hantu jenis ini dikenal dengan Kuntilanak atau Sundel Bolong. Penampakan Ubume hampir sama dengan penampakan Onryou, hanya kisah asal muasalnya saja yang berbeda.


3. Funa Yuurei


Funa Yuurei adalah hantu yang berasal dari manusia yang tewas di tengah lautan. Mereka biasanya menampakkan diri pada penumpang kapal dan berpura-pura meminta bantuan kepada para penumpang, setelah itu mereka akan membalikkan kapal tersebut sehingga semua penumpang meninggal.


4. Zashiki Warashi


Zashiki Warashi adalah hantu yang berwujud anak-anak yang seringkali nakal dan membahayakan. Hantu ini bisa juga disebut Zashiki-bokko. Zashiki bisa diartikan sebagai penutup lantai rumah(tatami), sedangkan Warashi adalah hantu anak-anak. Penampakan Zashiki Warashi adalah seperti anak kecil yang berusia sekitar 5 atau 6 tahun. Berambut cepak dan berwajah merah. Di Indonesia hantu seperti ini disebut tuyul. Biasanya hantu anak-anak ini berkeliaran di sekitar rumah, dan hantu ini mencari perhatian dengan cara yang bermacam-macam, seperti meninggalkan jejak kaki di lantai, membunyikan musik di ruang tamu atau tiba-tiba duduk di atas futon. Hantu ini paling senang menampakkan diri pada anak kecil. Mungkin karena usia mereka sebaya.


sumber: http://hermawayne.blogspot.com/2010/09/jenis-jenis-hantu-dari-jepang.html

Jumat, 22 Juli 2011

Hantu-hantu populer di Jepang - top 10

hihihihi.. hari ini hari jumat, ink pengen bahas yang seram-seram dikit, yaitu tentang hantu-hantu populer di Jepang .. baca baik-baik dan perhatikan di sekitar anda.. hihihi..


1. Aburakago


Oil Child

Pengucapan: ah-buh-rah-kah-goh 
Area yang ditinggali: disekitar lampu, khususnya lampu minyak 
Kekuatan khusus: Api, Ilusi 
Tingkat Bahaya: tak mengganggu 
Kesukaan: Minyak dan Lampu 
Dibenci: orang jahat, tamak dan rakus


  Hanya sedikit informasi yang ada tentang siluman aneh yang biasa disebut dengan nama Aburakago. Mahluk ini mencul dengan wujud anak kecil yang melayang mengitari lampu untuk mendapatkan minyaknya. Kemunculan nya biasanya disertai denGan satu atau lebih bola api atau biasa dikenal dengan nama Hitodama. Mahluk ini menjilati minyak dari lampu dan membuat minyak lampu tersebut habis dengan cepat.

Beberapa cerita mengatakan bahwa aburakago adalah manifestasi dari para pencuri minyak , setelah mereka menjadi hantu,kebiasaan mereka terus berlanjut. Berbagai pendapat bermunculan untuk menceritakan asal usul dari mahluk ini, dan apapun pendapatnya yang pasti aburakago adalah mahluk misterius yang mempunyai perilaku aneh.


2. Aburasumashi


The Wise One of the Oil
Pengucapan: ah-buh-rah-soo-mah-shee 
Area yang ditinggali: Hutan, Disekitar lampu minyak yang menyala. 
Kekuatan khusus: Ilusi, Menghilang 
Tingkat Bahaya: Sering mengganggu 
Kesukaan: Minyak, Lampu Minyak, Kebijaksanaan. 
Dibenci: orang yang suka merusak, orang yang tidak menghargai alam, orang yang kejam, orang yang suka menindas.


  Penampilannya yang aneh sudah cukup untuk memancing pertanyaan tentang asal usul hantu yang menarik ini. Diceritakan bahwa pada suatu masa, jika ada seorang biksu atau pendeta yang mencuri minyak, maka ia akan menjadi Abura-sumashi. Minyak tersebut digunakan untuk menyalakan lampu untuk menghangatkan badan. Abura –sumashi bersifat bijak, sangat tenang tetapi terkadang sedikit nakal dan bisa menyebabkan celaka, dan cerita tentang hantu ini masih terus berlanjut dijaman sekarang. Mahluk ini menggunakan baju dari rumput kering (yang biasa digunakan untuk melindungi badan dari hujan bagi orang jepang zaman dulu), serta membawa tongkat seperti layaknya para biksu budha,. Menggunakan sandal kayu atau sandal jerami, Mahluk ini mempunyai sesuatu yang unik dikepalanya, yang mencerminkan ketenangannya,. Menonjol keluar dari Kepalanya yang bulat dan terbuat dari batu. Walaupun ada sumber yang berbeda pendapat tentang mahluk ini, tetapi hamper di semua cerita Abura-sumashi digambarkan sebagai sesosok mahluk yang tenang dan walaupun sedikit nakal tetapi mahluk ini tidak pernah membahayakan orang, mahluk ini sangat bijak dan pintar. Ketika seseorang bercerita tentang Abura-sumashi biasanya orang tersebut mengatakan bahwa “dia berada disekitar kita sekarang!” jika para pendengarnya mulai gelisah dan melihat disekilingnya, maka Abura-sumashi yang memang sedang berada disekitar mereka akan segera menghilang. Abura-sumashi biasanya muncul pada musim dingin dan menyukai kehangatan yang dihasilkan oleh lampu minyak, Mahluk ini akan menghilang jika lampu tersebut mati. Adalah kesempatan yang baik jika bisa berbincang dan berteman dengan mahluk ini. Kemunculan di Media - Dalam film Youkai Daisensou/Yokai Monsters: Spook Warfare – dalam film ini sosok Abura-sumashi sangat dominan, film ini dibuat dalam 3 episode yang dirilis oleh Daiei. Dalam fil ini diceritakan bahwa Abura-sumashi adalah pemimpin dari para siluman yang mencoba untuk menghentikan iblis jahat - Gekka no Kenshi/Last Blade (various systems) - Akari, seorang onmyouji muda,menggunakan berragam variasi serangan dengan bantuan para siluman, salah satu serangan khususnya adalah mensumon ribuan siluman dan salah satu siluman tersebut adalah Abura-sumashi. Catatan Hantu aneh nan menakjubkan. Abura-sumashi sangatlah menarik. Jenis hantu yang baik dan saya yakin jika anak anak senang jika melihatnya atau bahkan orang dewasa akan sangat tertarik oleh kebijaksanaan dan ketenangannya. 


3. Akaname


Bathroom Lickers

Pengucapan:  ah-kah-nah-meh 
Area yang ditinggali:  Kamar mandi, Toilet, Closet 
Kekuatan khusus: Bergerak sangat cepat, bisa membersihkan segala sesuatu dengan lidah, 
Tingkat Bahaya:  Bermanfaat
Kesukaan:  Toilet Kotor 
Dibenci:  Dikejutkan 


Jika anda pernah mendengar suara bising yang aneh di dalam kamar mandi ketika tengah malam, mungkin itu bukanlah suara kecoa ataupun serangga rumahan lainnya. Mungkin saja, itu adalah suara yang ditimbulkan oleh Mahluk misterius Akaname yang tinggal ditoilet atau kamar mandi. Dengan adanya keberadaan mereka, bukan berarti kamar mandi tersebut harus dibersihkan, justru bagi mereka, lebih kotor lebih baik, tidak ada yang lebih mereka sukai daripada menjilat kotoran dan noda yang ada di kamar mandi. Namanya mungkin berasal dari tubuhnya yang agak kemerahan dan ukurannya yang kecil, Akaname akan muncul dikamar mandi ketika mereka yakin bahwa orang orang didalam rumah telah tertidur lelap, mereka akan langsung menjilati seluruh ruangan kamar mandi! Tetapi, ketika seseorang datang, orang tersebut hanya akan melihat kelebatan akaname yang ketika itu akan langsung bersembunyi atau hanya mendengar suara langkah kaki Akaname didalam kamar mandi. Mahluk ini benar benar menguntungkan walalupun kadang mengejutkan orang karena penampilanhnya yang aneh. Ini hanyalah sedikit kesalah pahaman kecil, Bukankan menjilati kotoran kamar mandi adalah hal yang bagus? Aneh dan dihormati, Akaname datang dan pergi sesuka hati. Bagaimana cara mereka masuk kedalam rumah?Bagaimana cara mereka keluar? Bukan masalah, yang mereka mau hanyalah membantu kita, walaupun kadang hal tersebut kurang begitu kita perhatikan; mereka hanya mau noda noda dari kamar mandi kita! Jadi, memang penting menjaga kebersihan kamar mandi, tetapi mungkin anda bisa meninggalkan sedikit debu di pojok kamar mandi, atau noda noda di cermin akmar mandi. Siapa tahu, suatu malam anda beruntung bisa melihat sekelebat bayangan Akaname ketika anda terbangun untuk pergi kekamar mandi pada waktu tengah malam. 





4. Amikiri


Net Cutter

Pengucapan: ah-mee-kee-ree
Area yang ditinggali: perairan, khusunya yang sering dilalui para nelayan
Kekuatan khusus: berenang dengan cepat, transformasi, ilusi 
Tingkat Bahaya: mengganggu tanpa menyakiti 
Kesukaan: memotong jala 
Dibenci: mahluk tak tahu diri yang ingin menguasai segala hal. 

Profile Mahluk aneh nan menakjubkan, salah satu ras mahluk air yang bisa berubah wujud dan hidup didarat bahkan kadangkala terbang diudara layaknya mereka berenang di air. Mahluk ini memperoleh nama julukannya karena kebiasaannya jala ikan yang ekrapkali menghalangi pergerakan mahluk ini. Jala ikan para nelayan yang menghalangi ketika mahluk ini berenang didalam air akan diputus sampai menjadi serpihan serpihan kecil oleh capitnya yang tajam. Tetapi, mereka hampir tidak pernah menyerang manusia, mahluk ini adalah jenis mahluk yang tenang walaupun penampilannya menakutkan. Gambaran umum tentang wujud amikiri adalah capitnya yang menyerupai capit lobster, ekor ular dan kepala mirip seperti burung camar. Beberapa sumber mencatat bahwa amikiri berukuran seperti hewan rumahan layaknya anjing atau kucing, ettapi ada juga sumber lain yang menyebutkan bahwa ukuran amikiri sebesar manusia, tepatnya seukuran anak anak. Hampir sepanjang hidupnya dihabiskan didalam air dan jarang sekali terlihat keluar dari daerah perairan, tetapi, seperti umumnya siluman air, mereka bisa berubah wujud menjadi manusia ketika mereka berada didaratan. Alaminya, mereka tidak terlalu merasa nyaman berada didaratan terlalu lama Kemunculan di Media Gekka no Kenshi/Last Blade (various systems) - Akari, seorang onmyouji muda,menggunakan berragam variasi serangan dengan bantuan para siluman, salah satu serangan khususnya adalah mensumon ribuan siluman dan salah satu siluman tersebut adalah amikiri. Catatan Tidak begitu terkenal di luar jepang, cantik dan misterius, ciri ciri yang dimiliki oleh setiap youkai. Tidak berbahaya dan ahli melolosakan diri, kemunculannnya tidak membawa pesan tertentu seperti pada beberapa siluman lainnya. Ketidak pedulian masyarakat terhadap keberadaan mereka tidak menghentikan usahanya untuk melindungi habitat mereka. 


5. Ashimagari


Sticky Steps

Pengucapan: ah-shee-mah-gah-ree
Area yang ditinggali: Biasa ditemukan pada jejak kaki ketika malam hari
Kekuatan khusus: menghilang, ilusi, lengket 
Tingkat Bahaya: tidak berbahaya 
Kesukaan: jahil 
Dibenci: tidak diketahui 

 Orang orang yang berjalan dimalam hari adalah target utama dari siluman yang bernama Ashimagari. . mahluk ini muncul tepat didepan langkah para pejalan kaki, dan ketika orang tersebut menjejakan kakinya ketubuh mahluk tsb, maka orang itu akan sulit untuk menggerakan kakinya dan kaki mereka akan diselimuti benda seperti kapas tebal. Bagaimana pun mereka berusaha, kaki mereka tak aakan lepas sampai Ashimagari puas mengerjai mereka lalu menghilang tanpa bekas. Siluman aneh yang tak pernah menyakiti orang,Ashimagari seringkali dikaitkan dengan siluman yang bernama tanuki atau tanuki itu sendiri yang bertransformasi menjadi bentuk lain ketika mengerjai pejalan kaki. Satu hal yang menyebalkan adalah, mereka sering membuat para pejalan kaki terjatuh. Kemunculan di Media - Manga/TV anime Gegege no Kitarou - Ashimagari muncul disalah satu petualangan kitaro - Gegege no Kitarou (GameBoy Advance) - Ashimagari muncul disalah satu stage. Catatan Diantara siluman lain, Ashimagari mungkin yang paling tidak menakutkan, hal terbaik yang harus dilakukan ketika dikerjai oleh Ashimagari adalah, menunggu sampai mahluk tsb melepaskanmu, karena, semakin anda berusaha melepaskan diri, mahluk ini akan semakin erat menempel, setelah menunggu, maka mahluk tsb akan bosan lalu melepaskan anda, sehingga anda bisa melanjutkan perjalanan sambil membawa sebuah cerita menarik untuk diceritakan pada teman teman anda. 


6. Baku


Dream Eater

Pengucapan: bah-kuh
Area yang ditinggali: tempat2 untuk tidur
Kekuatan khusus: Menghancurkan mimpi 
Tingkat Bahaya: Menguntungkan 
Kesukaan: Mimpi, Tidur nyenyak 
Dibenci: Mimpi buruk, yang akan langsung dihancurkannya 

 Ketika tidur, kebanyakan orang akan berharap untuk bermimpi indah, atau setidaknya ga mimpi sama sekali. Tetapi, kadangkala disuatu malam, mimpi buruk datang menghantui... nah, malam malam seperti itu adalah malam yang tepat untuk kedatangan BAKU.. the dream eater. Ketika mimpi buruk datang, jika kamu masih bisa tersadar melalui alam bawah sadarmu atau ketika kamu terbangun setelah mimpi buruk, cobalah untuk mengucapkan kata kata ini “Baku, devour this dream!”, maka Baku akan datang, memakan mimpi burukmu dan meninggalkan anda setelah anda tertidur pulas. Karena hal tsb, Baku adalah salah satu siluman yang lebih baik anda ketahui keberadaannya. Dijepang, biasaanya para orangtua akan menceritakan tentang keberadaan dan kedatangan baku kepada anak anak mereka sebelum anak2 tidur. Wujud dan penampilan baku yaitu memiliki kepala seperti singa, badannya seperti kuda, kakinya seperti macan dan ekornya seperti sapi. Walaupun ada literature lain yang menyebutkan wujud lain dari Baku tetapi yang pasti, wujud Baku adalah paduan dari beberapa macam binatang. Kemunculan di Media - Movie Urusei Yatsura: Beautiful Dreamer – film ini menampilkan Baku. - Dual Hearts (Playstation 2) – Baku mendominasi Game ini, salah satu partner terbaik bagi petarung anda. - Final Fantasy IX (Playstation 1) – karakter yang bernama Baku muncul dalam Game ini, sebagai seorang pemimpin perampok yang sangat suka tidur. Catatan Percaya atau tidak, setiap kali saya terbangun dari mimpi buruk saya selalu bilang “Baku, devour this bad dream” setelah itu saya tidur kembali dan mempimpikan sebuah cerita panjang yang cukup menarik dan berakhir pada pagi hari (*pernah 3 hari berturut turut loh). Ga ada salahnya loh klo anda mencobanya. Menurut literature, kadangkala Baku akan menampakan langsung wujudnya dihadapan anda, bagi yang merasa takut akan penampilannya yang mengerikan, silahkan tutupi kepala anda dengan bantal. 


7. Aka-shita


Red Tongue
nama lain: Aka-jita monter berbulu ini mempunyai nama yang berarti "lidah merah", dalam buku ketiga sekien toriyama yang berjudul Gazu Hyakki yako, mahluk ini digambarkan dengan sosok mahluk yang muncul dari balik awan gelap disebuah pintu air. nama mahluk ini diambil dari salah satu 6 tanda buruk dalam kalender penanggalan jepang, Shakko (berarti juga mulut merah), yang menandakan kesialan dan kekejaman.,. mahluk ini mirip dengan Shakusetsu - jin (dewa lidah merah) yaitu dewa yang menjaga gerbang barat dan juga mirip dengan salah satu nama raksasa dalam mithologi india.


 8. Ama - no - zako


Heavenly Beast Princess

diceritakan dalam sebuah legenda, bahwa dewa petir Susano-o-No-Mikoto membiarkan kekuatan jahat marasuk kedalam dirinya, sampai sampai anak perempuan dewa petir ini terkena dampaknya.

wujud putri dewa petir ini berubah, telinganya menjadi panjang, bertaring dan menjadi lebih kuat hingga mampu mengunyah pedang dengan mudah serta sanggup terbang ribuan mil jauhnya. siluman perempuan ini merupakan nenek moyang dari siluman Ama-no-Jaku dan tengu.



9. Ame-furi-kozo


Little Rainfall Boy

suatu ketika ketika hujan menjelang senja, sesosok roh cuaca yang baik sesekalin terlihat berlarian dan bermain main dengan gembira. wujudnya seperti anak kecil yang membawa lampu kertas dan memakai payung kuno yang terbuat dari jerami, konon, roh ini adalah pelayan dari Ushi, dewa dari legenda china yang mempunyai kekuatan menurunkan hujan.



10. Ame-onna


Rain Woman

Diceritakan bahwa mahluk ini sama dengan dewa gunung dari legenda china yang berubah menjadi awan pada pagi hari dan mejadi hujan pada sore harinya.. roh perempuan ini lebih dikenal sebagai sosok dewa daripada sesosk hantu,. dia kadang terlihat sedang berjalan pada malam hari ketika hujan turun. para petani yang sangat bergantung pada hujan untuk mengairi sawah mereka selalu berharap akan kedatangan mahluk ini. karena, kemanapun mahluk ini berjalan, hujan akan mengikutinya.



hihihi... seram-seram kan... 
Jangan sampe kebawa mimpi ya..
Arigatou ..

Senin, 18 Juli 2011

YAKUZA - apa sih, yakuza itu ?

Kali ini, ink mau ngebahas tentang YAKUZA.
Kalau kalian sering nonton film2 Jepang pasti pernah dengar atau bahkan udah tau tentang YAKUZA .
yang belum tau, baca aja artikel di bawah ini ..





Yakuza dari bahasa Jepang: (やくざ atau ヤクザ) atau gokudō (極道) adalah nama dari sindikat terorganisir di Jepang. Organisasi ini sering juga disebut mafia Jepang, karena ada kesamaan dengan bentuk organisasi yang asalnya dari Italia tersebut.

Sejarah Yakuza

Sejarah panjang Yakuza dimulai kira-kira pada tahun 1612, saat Shogun Tokugawa berkuasa dan menyingkirkan shogun sebelumnya. Pergantian ini mengakibatkan kira-kira 500.000 orang samurai yang sebelumnya disebut hatomo-yakko (pelayan shogun) menjadi kehilangan tuan, atau disebut sebagai kaum ronin.

Seperti kata pepatah : orang yang hanya punya martil cenderung melihat segala sesuatu bisa beres dengan dimartil, demikian juga dengan kaum ronin ini. Banyak dari mereka menjadi penjahat dan centeng. Mereka disebut sebagai kabuki-mono atau samurai nyentrik urakan yang ke mana-mana membawa pedang. Mereka berbicara satu sama lain dalam bahasa slang dan kode rahasia. Terdapat kesetiaan tinggi di antara sesama ronin sehingga kelompok ini sulit dibasmi.

Untuk melindungi kota dari para kabuki-mono, banyak kota-kota kecil di Jepang membentuk machi-yokko (satuan tugas (satgas) desa). Satgas ini terdiri dari para pedagang, pegawai, dan orang biasa yang mau menyumbangkan tenaganya untuk menghadapi kaum kabuki-mono. Walaupun mereka kurang terlatih dan jumlahnya sedikit, tetapi ternyata para anggota machi-yokko ini sanggup menjaga daerah mereka dari serangan para kabuki mono. Di kalangan rakyat Jepang abad ke 17, kaum machi-yokko ini dianggap seperti pahlawan.

Masalah jadi rumit, karena setelah berhasil menggulung para ronin, para anggota machi-yokko ini malah meninggalkan profesi awal mereka dan memilih jadi preman. Hal ini diperparah lagi dengan turut campurnya Shogun dalam memelihara para machi-yokko ini. Ada dua kelas profesi para machi-yokko, yaitu kaum Bakuto (penjudi) dan Tekiya (pedagang). Namanya saja kaum pedagang tetapi pada kenyataannya, kaum Tekiya ini suka menipu dan memeras sesama pedagang. Walau begitu, kaum ini punya sistem kekerabatan yang kuat. Ada hubungan kuat antara Oyabun (Bos (bapak)) dan Kobun (bawahan (anak)), serta Senpai-Kohai (Senior-Junior) yang kemudian menjadi kental di organisasi Yakuza.


Penjudi

Kaum Bakuto (penjudi), punya sejarah yang unik. Awalnya mereka disewa oleh Shogun untuk berjudi melawan para pegawai konstruksi dan irigasi. Tindakan ini dilakukan agar gaji para pegawai konstruksi dan irigasi habis di meja judi dan tenaga mereka bisa disewa dengan harga murah.

Jenis judi yang biasa dilakukan adalah menggunakan kartu Hanafuda dengan sistem permainan mirip Black Jack. Tiga kartu dibagikan dan bila angka kartu dijumlahkan, maka angka terakhir menunjukkan siapa pemenang, diantara sekian banyak kartu sial kartu berjumlah 20 adalah yang paling sering disumpahi orang, karena berakhiran nol. Salah satu konfigurasi kartu ini adalah kartu dengan nilai (8-9-3) yang dalam bahasa Jepang menjadi Ya-Ku-Za yang kemudian menjadi nama asal Yakuza.

Dari kaum Bakuto ini juga muncul tradisi menandai diri dengan [[tato] disekujur badan (disebut irezumi) dan yubitsume (potong jari) sebagai bentuk penyesalan ataupun sebagai hukuman. Awalnya hukuman ini bersifat simbolik, karena ruas atas jari kelingking yang dipotong membuat pemilik tangan menjadi lebih sulit memegang pedang dengan mantap. Hal ini menjadi simbol ketaatan terhadap pimpinan.

Jumat, 15 Juli 2011

Festival - festival populer di Jepang

Pengen banget nih liburan di Jepang, apalagi di Jepang banyak festival-festival menarik.
Ada Shogatsu, Hinamatsuri, Hanami, Tanabata, Shichi-Go-San, Omisoka.
Hmm.. kalau ingin tau, yuk kita bahas satu persatu.


SHOGATSU (1-3 Januari)



Salah satu peristiwa pertama,dan penting dalam setiap tahun di Jepang,adalah Shogatsu.  Untuk menyambut datangnya tahun baru mereka bersiap-siap,diantaranya membersihkan rumah,kantor,pabrik,menyiapkan masakan spesial tahun baru yang disebut Osechi Ryouri,dan membuat dekorasi yang di pasang didepan rumah,kantor,pabrik,yang disebut Kadomatsu. 
Pada hari pertama tahun baru,biasanya seluruh anggota keluarga berkumpul,dan duduk bersama,dengan memanjatkan harapan semoga mngalami kesuksesan pada tahun yang akan datang atau yang akan dilewati nanti.
Biasanya dalam kondisi ini semua anggota keluarga saling mengobrol,sambil menyantap hidangan menu spesial tahun baru,dan mereka melakukan Kanpai (toast) untuk semangat menyambut tahun baru.

Dalam satu hari pada awal tahun baru,mereka mengunjungi temple,atau tempat peribadatan mereka,untuk berdoa dan memanjatkan harapan mudah mudahan diberi kesuksesan pada tahun yang akan datang.
Pada acara ini kebanyakan para wanita memakai pakaian tradisional Jepang (Kimono)
Yang berwarna-warni.

Dalam perayaan tahun baru ini mereka biasanya saling mengirimi Kartu ucapan tahun baru kepada famili,teman,relasi.kartu ucapan tahun baru ini disebut dengan 
Nengajo.

Untuk menyambut tahun baru ini ,biasanya libur mulai tanggal 29 Desember,sampai 3 Januari,ini juga tergantung dari masing –masing kesibukan yang ada.
Banyak kantor,perusahaan yang libur pada tanggal- tanggal itu,karena mereka ingin melewati perayaan tahun baru.

Setiap orang pada saat bertemu dengan yang lainnya pada peringatan tahun baru ini ,saling mengucapkan salam Akemashite Omedeto Gozaimasu.Yang artinya adalah selamat Tahun Baru.
Anak – anak pada tahun baru ini biasanya menerima Otosidama,yaitu uang yang disimpan dalam amplop warna warni,dari orang tuanya,mereka juga bermain layang-layang,hanetsuki,karuta,dan lain-lain.
 


HINAMATSURI (3 Maret)



Hinamatsuri adalah perayaan anak perempuan yang dirayakan setiap tanggal 3 Maret di Jepang. Hinamatsuri berasal dari kata 'hina' yang berarti sang putri atau anak perempuan dan 'matsuri' yang berarti perayaan. Sebelum Jepang menggunakan kalender Gregorian (penanggalan Masehi), Hinamatsuri dirayakan pada hari ke-3 bulan ke-3 menurut penanggalan Lunisolar. Hari tersebut disebut juga momo no sekku (perayaan bunga persik), karena bertepatan dengan mekarnya bunga persik. Sejak jepang memakai kalender Masehi, perayaan Hinamatsuri berubah menjadi tanggal 3 Maret. Walaupun begitu, masih ada orang yang merayakan Hinamatsuri menurut penanggalan Lunisolar (sekitar bulan april pada kalender Masehi).

Hinamatsuri diadakan untuk mendoakan pertumbuhan anak perempuan. Setiap keluarga yang memiliki anak perempuan memajang 1 set boneka yang disebut hinaningyo beberapa hari sebelum tanggal 3 Maret. Sesudah Hinamatsuri selesai, hinaningyo harus cepat-cepat disimpan karena konon, boneka yang dapat menyerap dan mengurung roh-roh jahat dalam tubuhnya ini akan mengeluarkan roh jahatnya sehari sesudah Hinamatsuri berakhir sehingga kemalangan akan mendatangi keluarga tersebut.Susunan boneka Hinaningyo Boneka-boneka hinaningyo disusun di atas panggung bertingkat yang mirip tangga (disebut dankazari) yang dialasi kain berwarna merah. Jumlah anak tangga bervariasi, makin banyak anak tangga, makin banyak bonekanya. Orang tua pada jaman dahulu berlimba-lomba membelikan anaknya boneka terbaik, termahal, serta dengan anak tangga terbanyak. Makin banyak anak tangga juga berarti semakin kaya keluarga itu. 
Karena jumlah tangganya bervariasi, cara menata bonekanya pun bervariasi. Tapi yang pasti, di tangga teratas diletakkan 2 boneka yaitu o-dairi-sama (kaisar) dan o-hina-sama (permaisuri). Hinaningyo yang paling sederhana hanya terdiri dari 2 boneka ini. Urutan kiri-kanan dalam peletakan kedua boneka ini berbeda di beberapa daerah. Ada yang meletakkan kaisar di sebelah kanan karena dianggap kanan lebih tinggi kedudukannya, tetapi ada yang mengatakan sebaliknya.Pada tangga kedua dan seterusnya, diletakkan bermacam-macam boneka, seperti puteri istana, pemusik, menteri, pesuruh pria, dayang-dayang, serta miniatur mebel yang dijadikan hadiah pernikahan.

HANAMI (akhir Maret hingga awal April)

Jepang memiliki tradisi khusus untuk menikmati mekarnya bunga-bunga di awal musim semi, yang dikenal dengan istilah “hanami” (花見), berasal dari kata “hana=花” yang berarti bunga, dan “mi=見” yang berarti melihat. Bunga yang dimaksud di sini adalah bunga sakura dan ume. Tradisi hanami sendiri telah dikenal sejak abad 7, tepatnya saat pemerintahan Zaman Nara. Pada awalnya tradisi ini hanya terbatas untuk kalangan bangsawan saja. Berlanjut ke Zaman Heian, hingga akhirnya diperbolehkan untuk kalangan samurai dan khalayak umum sejak Zaman Edo. Tokugawa Yoshimune adalah tokoh yang terkenal dengan usahanya untuk menanam banyak pohon sakura di masa itu.

muda-mudi Jepang pun sangat antusias ikut hanami, ada yang berpakaian tradisional yukata

muda-mudi Jepang pun sangat antusias ikut hanami, ada yang berpakaian tradisional yukata
Kini, hanami menjadi tradisi yang ditunggu-tunggu dan tidak akan dilewatkan oleh masyarakat Jepang. Mereka akan berbondong-bondong pergi ke taman-taman yang dipenuhi oleh pohon sakura. Masa mekar bunga sakura sangat terbatas, hanya sekitar sepuluh hari saja. Tak heran, orang akan mengamati dengan cermat jadwal mekarnya sakura. Jepang yang merupakan negara kepulauan membentang dari utara ke selatan, memungkinkan untuk memiliki musim sakura sejak pertengahan Januari dimulai dari bagian paling selatan yakni Okinawa, sampai sekitar akhir Mei di bagian paling utara yakni Hokaido. Perkiraan cuaca yang disiarkan di televisi bahkan akan memberikan perkiraan jadwal mekarnya bunga sakura ini di masing-masing wilayah.

menikmati makanan di restoran terbuka di bawah naungan bunga sakura menjadi salah satu pilihan menarik

menikmati makanan di restoran terbuka di bawah naungan bunga sakura menjadi salah satu pilihan menarik
Ada yang menarik dari hanami, yang ternyata bukan hanya sekedar kegiatan melihat bunga sakura. Tradisi ini menjadi unik karena hanami telah berkembang menjadi kebiasaan untuk pesta di bawah pohon sakura. Biasanya orang-orang akan datang secara berombongan, menggelar semacam plastik atau tikar dan berpesta di situ, antara lain minum sake dan makan-makan. Mereka bisa saja datang membawa bento (bekal) dari rumah, tapi bagi yang tidak membawa makanan, di sana tersedia warung-warung tenda yang menyediakan berbagai macam makanan seperti takoyaki, yakisoba, udon, yakitori, ayam goreng, sosis tusuk, berbagai cemilan manis, bahkan sampai mainan anak-anak. Suasananya sungguh meriah, apalagi saat musim sakura mencapai puncaknya. Bisa dipastikan taman-taman akan penuh dengan orang-orang yang datang untuk hanami. Pesta hanami ini tidak hanya dilakukan pada siang hari, namun juga malam hari, atau biasa disebut dengan “yozakura”. Banyak taman-taman yang menyelenggarakan light up pada musim sakura.

berpesta bersama kolega di atas gelaran tikar di bawah pohon sakura

berpesta bersama kolega di atas gelaran tikar di bawah pohon sakura
Yang tak kalah menariknya adalah beberapa fakta yang ada di balik hanami, di antaranya adalah trik-trik untuk mendapatkan lokasi hanami. Biasanya, untuk rombongan besar akan memburu tempat yang strategis untuk digelari tikar. Biasanya dari sejak malam sebelumnya ada yang ditugasi khusus untuk mencari lokasi yang strategis, kemudian menggelar tikar di situ dan menunggu hingga esok pagi. Kalau tidak, bisa-bisa direbut oleh rombongan lain. Namun ada juga yang tidak memperbolehkan pola seperti itu, karena sangat rawan perkelahian. Adalah Maruyama Koen, taman paling ramai di Kyoto saat musim sakura, sudah sejak lama dikuasai oleh jaringan yakuza (organisasi tradisional preman di Jepang sejak pertengahan Zaman Edo). Untuk memperoleh jatah tempat, tinggal mengontak jaringan yakuza, dan membayar seharga 700 yen untuk tempat seluas 1 tatami (kira-kira 1×2 meter). Harga ini sudah termasuk sewa alas (terpal) dan tikar bekas tatami. Bayangkan saja kalau satu rombongan memerlukan luasan tempat setidaknya 30 tatami, berarti harus siap-siap uang 21.000 yen alias Rp 2.100.000 saja :-)
Mahal? ya, tentu saja. Tapi tak perlu kuatir. Kalau sekedar hanami sendiri atau dengan beberapa orang saja, bisa memilih tempat-tempat yang tak perlu membayar :-)
TANABATA (7 Juli)

Tanabata (七夕?) atau Festival Bintang adalah salah satu perayaan yang berkaitan dengan musim di Jepang, Tiongkok, dan Korea. Perayaan besar-besaran dilakukan di kota-kota di Jepang, termasuk di antaranya kota Sendai dengan festival Sendai Tanabata. Di Tiongkok, perayaan ini disebut Qi Xi.

Tanggal festival Tanabata dulunya mengikuti kalender lunisolar yang kira-kira sebulan lebih lambat daripada kalender Gregorian. Sejak kalender Gregorian mulai digunakan di Jepang, perayaan Tanabata diadakan malam tanggal 7 Juli, hari ke-7 bulan ke-7 kalender lunisolar, atau sebulan lebih lambat sekitar tanggal 8 Agustus.

Aksara kanji yang digunakan untuk menulis Tanabata bisa dibaca sebagaishichiseki (七夕?, malam ke-7). Di zaman dulu, perayaan ini juga ditulis dengan aksara kanji yang berbeda, tapi tetap dibaca Tanabata (棚機?). Tradisi perayaan berasal dari Tiongkok yang diperkenalkan di Jepang pada zaman Nara.
Tanabata (Festival bintang) merupakan salah satu tradisi kebudayaan jepang yang diselenggarakan setiap tangga 7 Juli. Pada perayaan Tanabata, orang jepang memiliki tradisi untuk menuliskan harapan-harapan pada secarik kertas kecil berwarna-warni, kemudian menggantungkannya di batang pohon bambu yang diberi nama "Sasa". Tradisi menggantungkan kertas harapan di pohon bambu 'Sasa' ini, berakhir ketika 'Obon Matsuri' (Festival Arwah) diselenggarakan yaitu sekita tgl 13-15 Agustus.Tanabata (festival bintang) ini diambil dari salah satu cerita legenda tua china. Diceritakan, pada suatu masa hidup seorang Dewa Bintang dengan seorang putri cantik yang bernama 'Orihime' (Putri Rajut) yang dikenal sebagai bintang Vega. 

Setiap hari 'Orihime' (Putri Rajut) berkerja merajut pakaian yang disebut 'Tanahata' untuk dipakai kepada sang Dewa. Hal ini membuat sang Dewa bintang merasa cemas karena melihat putrinya yang selalu bekerja keras merajut pakaian tiada henti. Untuk menghibur hati sang putri 'Orihime', dewa memutuskan untuk mencarikannya teman. Akhirnya dewa memperkenalkan Orihime dengan seorang pemuda bernama Kengyuu (Penggembala Sapi) yang dikenal sebagai bintang Altair.Kengyu adalah seorang pemuda yang setiap hari bekerja sebagai penggembala sapi. Ia terkenal rajin dan ulet. Setelah Orihime berkenalan dengan Kengyuu, keduanya merasa jatuh hati. Setiap hari mereka berusaha bertemu sehingga melupakan masing-masing pekerjaannya. Orihime melupakan pekerjaannya merajut baju, sehingga sang dewa tidak memiliki baju 'Tanahata' untuk dipakainya. Sedangkan Kengyuu melupakan sapi-sapinya sehingga sapi-sapi tersebut banyak yang sakit.Melihat hal ini dewa bintang sangat marah. Akhirnya dewa memutuskan untuk menjauhkan Orihime dari Kengyuu. Sang Dewa membawa Orihime (Putri Rajut) ke sebuah tempat yang dihalangi oleh sungai besar bernama Ama no Kawa (Sungai Surga - The Milky Way) agar tidak bisa bertemu dengan Kengyuu. Dipisahkan dari sang kekasih membuat Orihime bersedih dan menangis setiap hari.Sang Dewa yang merasa kasihan melihat Orihime, akhirnya mengiziknkan Orihime untuk bertemu dengan Kengyuu satu tahun sekali pada tanggal 7 Juli yang dipercaya sebagai tanggal keberuntungan. Tetapi jika hujan turun pada tanggal tersebut air sungai Ama No Kawa akan meluap, sehingga sepasang kekasih tersebut tidak bisa bertemu. Agar hujan tidak turun pada tanggal yang telah dijanjikan, tanggal 6 Juli mereka berdoa kepada dewa bintang dengan menuliskan sajak berupa harapan diatas secarik kertas warna warni yang disebut 'Tanzaku' kemudian menggantungkannya di batang pohon bambu.Berdasarkan cerita ini, membuat orang jepang selalu merayakan tradisi Tanabata (Festival bintang) setiap tgl 7 Juli. Perayaan ini mulai dikenal di Jepang sejak zaman Edo (1603-1867). Pada mulanya mereka hanya ikut mendoakan agar pada hari itu cuaca cerah sehingga Orihime dan Kengyuu bisa bertemu. Tetapi seiring berjalannya waktu, selain mendoakan agar Orihime dan Kengyuu dapat bertemu, saat ini orang jepang terbiasa mengikuti kebiasaan sepasang kekasih tersebut, menuliskan harapan-harapan mereka di atas secarik kertas berwarna warni dan menggantungkannya di batang pohon bambu yang disebut "sasa", agar doa mereka terkabul. Harapan-harapan itu dituliskan dalam secarik kertas berwarna warni untuk mengibaratkan bintang yang berwarna warni yaitu Vega dan Altair yang berada di galaksi bima sakti. 

Pernak-Pernik Festival Tanabata 

washi : kertas aneka warna berbentuk ulir melambangkan benang yang akan digunakan oleh Orihime
senbatsuru atau krans bangau : krans yang terbuat dari origami berbentuk lipatan bangau yang merupakan lambang pengharapan keselamatan dan kesehatan untuk seluruh keluarga:
tanzaku : berupa potongan kecil kertas persegi bertulisan berbagai harapan sang penulis untuk kemajuannya di bidang pengetahuan dan bertambahnya kemahiran mereka melukis kaligrafi huruf Jepang.
Kamigoromo :  yakni kimono kertas yang melambangkan wujud manusia agar dijauhkan dari penyakit dan malapetaka.
Kuzukago : kantong tempat sampah,yang melambangkan kebersihan dan juga dibutuhkan masyarakat
toami :semacam jaring ikan yang terbuat dari potongan kertas melambangkan panen. Merupakan metafora harapan dari para nelayan dan petani agar usaha mereka berhasil.





SHICHI GO SAN (15 November)




Shichi-Go-San (七五三 Shichigosan?, 3, 5, 7) adalah nama upacara di Jepang yang merayakan pertumbuhan anak berusia 3, 5, dan 7 tahun. Perayaan dilakukan setiap tahun sekitar tanggal 15 November dan bukan merupakan hari libur.
Peserta perayaan adalah anak laki-laki berusia 3 dan 5 tahun, dan anak perempuan berusia 3 dan 7 tahun. Umur-umur tersebut dipercaya sebagai tonggak sejarah dalam kehidupan, dan angka-angka ganjil menurut tradisi Tionghoa dipercaya membawa keberuntungan. Anak-anak yang cukup umur sebagai peserta Shichi Go San didandani dengan kimono dan dibawa ke kuil Shinto untuk didoakan. Orang tua memanfaatkan kesempatan ini untuk mengabadikan anak-anak yang sudah berpakaian bagus dengan berfoto di studio foto.
Anak-anak yang merayakan Shichi Go San mendapat hadiah permen panjang yang disebut permen chitose (千歳飴 chitoseame?, permen seribu tahun) yang dipercaya membuat anak sehat dan panjang umur. Kantong tempat permen chitoseame bergambar kura-kura danburung jenjang yang merupakan simbol umur panjang.
Asal usul
Hari ke-15 menurut kalender Tionghoa merupakan hari baik dan semua yang dilakukan di hari tersebut dipercaya membawa keberuntungan, dan bulan 11 merupakan bulan selesai panen. Orang zaman kuno pergi ke kuil di bulan purnama hari ke-15 bulan ke-11 untuk berterima kasih atas hasil panen. Kesempatan ini sekaligus digunakan untuk berterima kasih atas pertumbuhan anak, serta memohon perlindungan agar anak tetap sehat dan dapat tumbuh hingga dewasa.
Di zaman dulu, angka kematian anak kecil sangat tinggi sehingga lahir tradisi merayakan anak-anak yang berhasil mencapai usia tertentu di kalangan keluarga petani di Jepang. Tradisi ini meluas ke kalangan samurai yang menambahkan sejumlah upacara. Anak perempuan dan anak laki-laki berusia 3 tahun mengikuti upacara Kamioki yang menandai mulai dipanjangkannya rambut anak setelah sebelumnya selalu dicukur habis. Anak usia 5 tahun mengikuti upacara Hakama-gi yang menandai pertama kali anak mulai memakai hakama dan haori. Anak perempuan mengikuti upacara Obitoki Himo-otoshi yang menandai pergantian kimono yang dipakai anak perempuan, dari kimono anak-anak yang bertali menjadi kimono berikut obi seperti yang digunakan orang dewasa. Kesempatan Shichi Go San sering merupakan kesempatan pertama bagi anak perempuan untuk merias wajah.
Sejak kalender Gregorian digunakan di Jepang, perayaan dilangsungkan pada 15 November. Di zaman sekarang, waktu membawa anak ke kuil sebagai Shichi Go San sudah disesuaikan dengan waktu libur orangtua. Anak boleh dibawa kapan saja ke kuil di sepanjang bulan November (hari Sabtu, Minggu, atau hari libur), dan tidak harus persis di tanggal 15 November. Di Hokkaido dan daerah-daerah dengan musim dingin yang sangat dingin, udara sudah dingin di sekitar 15 November sehingga perayaan sering dilakukan sebulan lebih awal pada 15 Oktober.

OMISOKA (31 Desember)

Ōmisoka (大晦日 ?) atauŌtsugomori (大つごもり ?)adalah istilah bahasa Jepanguntuk hari terakhir dalam setahun. Sewaktu kalender lunisolar seperti kalender Tempō masih digunakan di Jepang, ōmisoka jatuh pada bulan ke-12 hari ke-30, atau bulan ke-12 hari ke-29. Setelah menggunakankalender Gregorian, ōmisoka jatuh pada tanggal 31 Desember. Dalam penanggalan lunisolar, "misoka" berarti hari terakhir dalam sebulan, sedangkan hari terakhir dalam setahun disebut Ōmisoka (misoka besar). Kata "misoka" berarti tanggal 30, dan berasal dari kata "miso(三十 ?, tiga puluh).
Sepanjang hari terakhir dalam setahun, orang Jepang disibukkan dengan berbagai tradisi "toshi koshi" (melewatkan tahun). Malam pergantian tahun (31 Desember hingga 1 Januari pagi hari) disebut "joya" (malam tahun baru), dan merupakan kesempatan berkumpul bagi anggota keluarga. Pada malam pergantian tahun tahun baru, di Jepang terdapat tradisi memakan soba yang disebut toshikoshi soba dan ikan sarden (toshikoshi iwashi). Selain itu, orang Jepang memiliki tradisi menyambut toshigami (dewa tahun baru) dengan cara tidak tidur hingga di pagi hari. Orang yang lekas tertidur dipercaya rambutnya menjadi beruban. Di malam pergantian tahun, kuil-kuil Buddha melakukan tradisi membunyikan genta malam tahun baru sebanyak 108 kali yang melambangkan jumlah nafsu manusia. Salah satu acara televisi untuk menyambut pergantian tahun adalah NHK Kōhaku Uta Gassen.