CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »
Tampilkan postingan dengan label School. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label School. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Juli 2011

SD di Jepang seperti apa sih ?

kita kemaren udah bahas SMA di Jepang , SMP jg .

nah, biar lebih afdol skalian aja bahas SD nya .. Yuk, kita cari tau ..



http://sadono.files.wordpress.com/2008/06/dsc00185.jpghttp://sadono.files.wordpress.com/2008/06/image073.jpg



Anak-anak Jepang masuk kelas satu di sekolah dasar pada bulan April setelah ulang tahun mereka ke-6. Dalam satu kelas sekolah dasar terdapat sekitar 30 hingga 40 orang siswa. Mata pelajaran yang mereka pelajari meliputi bahasa Jepang, matematika, sains, ilmu sosial, musik, kerajinan tangan, pendidikan jasmani, dan home economics (belajar ketrampilan memasak dan menjahit yang sederhana seperti yang banyak terjadi di manga-manga atau anime...). Makin banyak sekolah dasar yang mulai mengajarkan bahasa Inggris juga. Teknologi informasi makin banyak dipakai untuk meningkatkan pendidikan, dan kebanyakan sekolah mempunyai jaringan Internet.

    Para siswa juga belajar berbagai seni tradisional Jepang seperti shodo (kaligrafi) dan haiku. Shodo dilakukan dengan mencelupkan kuas ke dalam tinta untuk menulis huruf kanji (jenis huruf yang berasal dari China) dan kana (huruf fonetis yang berasal dari kanji) secara indah. Haiku adalah bentuk puisi yang berkembang di Jepang sekitar 400 tahun yang lalu, berupa syair pendek yang terdiri dari 17 sukukata, terbagi atas satuan lima, tujuh, dan lima suku-kata. Haiku memakai ungkapan sederhana untuk menyampaikan emosi yang mendalam kepada pembacanya.
    Umumnya sekolah-sekolah dasar di Jepang, kelasnya  terbagi menjadi beberapa kelompok kecil untuk melakukan banyak kegiatan. Misalnya, sebagai bagian dari pendidikan mereka, setiap hari para siswa yang tergabung dalam kelompok tersebut membersihkan ruang kelas, aula, dan pekarangan sekolah(miriplah ama indonesia...^_^").
    Biasanya para siswa menikmati makan siang yang disiapkan oleh sekolah atau oleh "pusat pengadaan makan sekolah" setempat (kalo di indonesia bisa dibilang semacam kantin). Kelompok siswa bergiliran melayani makan siang rekan-rekan sekelasnya. Makan siang sekolah mencakup beraneka makanan sehat dan bergizi, dan para siswa dengan senang menanti tibanya waktu makan siang.
    Ada banyak event sekolah sepanjang tahun ajaran, seperti hari olahraga, yaitu hari bagi para siswa untuk bertanding dalam berbagai acara pertandingan, seperti tarik-tambang dan lomba estafet, piknik ke tempat-tempat bersejarah dsb. Juga ada berbagai festival seni dan budaya yang menampilkan tari-tarian serta berbagai pertunjukan lainnya oleh siswa. Para siswa dari kelas-kelas teratas dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas, juga mengikuti perjalanan wisata yang berlangsung beberapa hari ke kota-kota budaya yang penting seperti Kyoto dan Nara, resor bermain ski, dan tempat-tempat lain. Kebanyakan sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas mewajibkan para siswa untuk mengenakan pakaian seragam. Anak laki-laki memakai celana dan jaket dengan kerah berdiri, dan anak-anak perempuan mengenakan blazer dan rok.
    Klub bisbol sangat populer di kalangan anak laki-laki. Klub sepak bola juga makin populer sejak Jepang menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2002 bersama Republik Korea. Baik anak laki-laki maupun anak perempuan tertarik bergabung dalam klub judo, di mana mereka berlatih seni bela-diri tradisional ini. Mungkin mereka terilhami oleh banyak atlit judo Jepang yang hebat, baik pria maupun wanita, yang telah memenangkan medali pada Kejuaraan Dunia Judo dan Olimpiade. Klub olahraga yang populer lainnya adalah klub tenis, bola basket, gimnastik (senam), dan bola voli. Banyak pertandingan diadakan antar sekolah dan pada tingkat regional untuk masing-masing cabang olahraga, dengan demikian para siswa mendapat banyak kesempatan untuk bertanding.
    Sementara itu, di antara klub-klub kebudayaan, ada klub yang semakin populer, yaitu klub go. Go adalah permainan papan yang bersifat strategis, dimainkan dengan butiran batu pipih berwarna hitam dan putih. Begitu sebuah manga mengenai permainan go diterbitkan,(masih ingat anime n manga "hikaru no go"?) ,makin banyak anak sekolah yang mulai menikmati permainan go. Pilihan lainnya bagi siswa adalah mengikuti paduan suara dan klub seni. Klub brass-band, upacara minum teh, dan seni merangkai bunga, juga populer.

Senin, 18 Juli 2011

SMP di Jepang seperti apa ?

Nah, skarang kita bahas kehidupan di SMP Jepang yuk..



Masuk ke SMP di Jepang yang milik pemerintah daerah masing-masing, biasanya  gratis alias gak bayar dan tanpa tes. Anak-anak wajib masuk ke sekolah sampai jenjang SMP (wajib belajar 9 tahun, miriplah sama di indonesia...). Disamping sekolah-sekolah Negeri, ada juga sekolah-sekolah swasta,di sini tergantung dari sekolah yang dituju, bila SMP yang bagus maka tesnya pun lumayan berat dan ongkosnyapun amat sangat mahal, juga bila ingin masuk SMP milik pemerintah pusat Jepang( beda dengan sekolah milik daerah...), ini pun di tes dan sulitnya minta ampun. Biasanya hanya anak-anak yang pintar saja yang bisa masuk ke sekolah-sekolah tersebut.


Nah....bagaimana dengan ujiannya...., ada 3 macam tes. Tapi bukan tes untuk kenaikan kelas. Karena selama di SMP tidak ada yang tidak naik kelas. Semuanya naik setiap tahunnya ( beda banget sama indonesia....).Yaitu tes kemampuan diri sendiri, tes ini niasanya dilakukan sehabis liburan (jisyuryoku), tes pertengahan (chukan testo) dan tes akhir (kimatsu testo). Karena untuk masuk SMA harus mengikuti tes (walaupun nggak semua anak Jepang melanjutkan ke SMA lho,.),
dan masuk SMA tidak lagi gratis, harus bayar SPP, uang pangkal dsb, maka anak-anak yang ingin melanjutkan ke SMA harus mempersiapkan diri mengikuti tes. Berharap bisa masuk ke SMA negri yang bagus karena bayarannya yang lebih murah. Karena  itu mulai di kelas dua SMP mereka telah mendapatkan kartu nilai prestasi (beda dengan raport...). Dan hasil prestasinya dipantau oleh guru dan orang tua. Untuk masuk ke SMA perlu tes semua pelajaran, tes kimatsu yang terakhir (kelas 3 SMP) dan juga nilai perilaku (biasanya ini yang berpengaryh, apakah si anak diterima apa tidak). Yang bisa mempermudah seseorang masuk SMA, bila dia berprestasi dibidang ekstrakurikuler, misalnya jago sepakbola, jago baseball, musik dll.
Untuk memantau prestasi anak di sekolah, para guru selalu bekerjasama dengan para wali murid. Mereka selalu mengadakan sesamendang (dialog). Yang di kelas 3 bisa sampai 3 kali dalam setahun. Dan dalam sesamendang yang terakhir di kelas 3 telah diputuskan pilihan SMA mana yang akan diambil( semacam bimbingan konseling...). Setiap anak telah memilih 2 SMA, sesuai dengan kemampuannya dilihat dari hasil kartu prestasi. Tes ni biasanya dilakukan secara serentak di seluruh Jepang. Jadi SMA mana yang di pilih, itu tergantung kemampuan si anak. Kalo kemampuan si anak biasa-biasa saja, guru merekomendasikan untuk masuk di sekolah B, tapi kalo si anak dianggap mampu, maka guru merekomendasikan si anak untuk masuk di sekolah A, begitu seterusnya...


Kegiatan belajar mengajar dimulai dari pukul 8.15 pagi. Selesai sekitar jam 3-4 setiap harinya. Makannya sendiri telah disediakan oleh pihak sekolah, jadi nggak ada anak jepang yang jajan sembarangan. Setelah pelajaran selesai, setiap hari sebelum pulang mereka membersihkan ruangan masing-masing bersama-sama dengan gurunya( kayak piket gitulah...). Baru setelah itu mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.Biasanya ekskulnya sendiri cukup beragam, mulai dari voly, sepakbola, baseball, musik, sampe yang aneh-aneh..^_^. Biasanya pulang ke rumah sampai jam 7-8 malam. Untuk kegiatan ekskul ini ditarik bayaran sesuai dnegan kebutuhan. Misalnya baju seragam olahraga, sepatu, dll.


Mata pelajarannya terdiri dari;

 bahasa Inggris(eigo),
 IPS (sakai), 
IPA (rikai), 
bahasa Jepang (kukogo), 
olah raga( taiku), 
musik (onggaku), 
matematika(syugaku), 
dan kesenian (keterampilan, mulai dari menjahit, memasak, membuat rak buku dsb).


Karena biaya hidup di Jepang sangat mahal. Dan tidak semua orang bisa mempunyai uang. Jadi banyak juga anak-anak Jepang yang hanya lulusan SMA atau SMP, kemudian kerja part time.Kadang untuk uang saku mereka, ketika SMA mereka mencari kerja part time, mulai dari penjaga toko, tukang cuci piring sampai cleaning service ( ternyata yang biasanya terjadi di dunia manga, benar-benar terjadi di jepang sana yah...).

Sekolah SMA paling Elit di Jepang (Wow)

Setelah kita ngebahas bagaimana kehidupan SMA di Jepang .
Skarang yuk, kita cari tau tentang sekolah paling elit di Jepang ..

Nih dia skolah paling elit di Jepang 

Horikoshi Gakuen


Horikoshi Gakuen adalah nama Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jepang untuk kalangan artis elit dan sangat mampu (sangat pintar dan kaya). Untuk masuk ke sekolah ini, kalian harus anak orang super kaya atau sangat pintar untuk bisa mendapatkan beasiswa penuh. Fasilitasnya sangat lengkap, mewah dan ekslusif, sesuai dengan biaya sekolahnya. Program studi tour-nya saja ke Eropa.

Kenapa sih banyak artis yang skolah di sini ?


Karena adanya kebijakan sekolah yang memperbolehkan muridnya untuk ijin atau melakukan kegiatan yang berhubungan dengan dunia entertainment. Peraturan tidak begitu ketat dan bisa menyesuaikan dengan jadwal si artis. Tapi sekolah ini tetap memprioritaskan nilai, selain ‘kelas artis’, banyak anak-anak pintar yang bersekolah di sini. Jadi, jangan kira banyak orang-orang bodoh, malas dan kaya yang bisa sekolah disini. Justru sebaliknya, para murid yang mau masuk harus melalui tes tingkat tinggi terlebih dahulu. Pilihannya adalah, super kaya atau super pintar?!

Siapa aja sih artis yg pernah skolah di sini ? 

ada sangat banyak artis jepang yang sekolah disini, beberapa di antaranya adalah:
  • Matsumoto Jun
  • Yamashita Tomohisa (Yamapi) dan adiknya Yamashita Rina
  • Ikuta Toma
  • Fukada Kyoko
  • Kato Ai
  • Inagaki Goro
  • Kusanagi Tsuyoshi
  • Domoto Tsuyoshi
  • Masami Nagasawa
  • Ueto Aya
  • Suzuki Anne
  • Tomoka Kurokawa
  • Miura Haruma
  • Ayukawa Taiyou
  • Kota Yabu
  • Yaotome Hikaru
  • Arioka Daiki
  • Perfume (Ketiga-tiganya)
  • Tegoshi Yuya
  • Shirota Yuu
  • Tanaka Koki
  • Koike Teppei
  • Hasegawa Jun
  • Ayana Sakai (Istrinya Tetsu Laruku)
dan masih banyak lagi.

Yang masih tercatat bersekolah di sini adalah
  • Shida Mirai
  • Yamada Ryosuke
  • Chinen Yuri
  • Suzuka Ohgo
  • Shougo Sakamoto
  • Yuto Nakajima
  • Kamiki Ryunosuke
  • Ayano Hayashi
  • Jingi Irie
  • Saaya Irie
  • Kawashima Umika
  • Mizuzawa Nako
  • Tanaka Asami
  • Mariya Nishiuchi
dan masih banyak lagi.  


Murid kelas reguler tidak bisa sekelas dengan para selebriti tersebut, kecuali kalian juga orang terkenal. Orang terkenal tersebut akan dikumpulkan ke kelas 1-D. Kalaupun kamu bisa masuk lewat tes yang super sulit, dijamin kamu akan susah menemui para artis itu.
Gambar diatas adalah angkatan terbaru Horikoshi, mereka masih duduk di kelas 1 SMA, Mau masuk kelas 2,3. Personil Hey!Say! JUMP, Chinen Yuri, Arioka Daiki (lulus tahun ini), Yamada Ryosuke. Sebenarnya ada satu lagi member HSJ yang masih bersekolah di Horikoshi, Nakajima Yuto. 6 dari 10 member Hey!Say!JUMP sekolah di Horikoshi.


Trus, peraturan skolahnya kayak gmana ?

Peraturan Horikoshi Gakuen :

Sekolah ini diperuntukkan untuk selebriti, atlit dan anak orang sangat kaya. Kalau kamu seorang selebriti, kamu HANYA kan berada di bagian selebriti, kamu tidak bisa bercampur di bagian lain. Kamu hanya bisa bersosialisasi dengan yang berada di satu bagian.

1. Tidak diperbolehkan mempunyai hubungan (pacaran) di sekolah. Murid laki-laki dan perempuan mempunyai rute ke sekolah yang berbeda. Bila diketahui guru mempunyai pacar dalam satu sekolah, maka akan diperintahkan untuk putus. Bila tidak, akan dikeluarkan. Di sekolah, laki-laki dan perempuan tidak bisa saling berbicara tanpa alasan yang kuat. Bila sering bersama, akan mendapat peringatan dari guru.

2. Sekolah ini dipenuhi dengan CCTV. Guru adalah pelindung. Dan untuk melindungi para idol dan anak orang kaya di sekolah ini, maka dipasang banyak sekali CCTV.

3. Dilarang memakai handphone, hanya pada waktu tertentu saja.

4. Biaya sekolah untuk siswa di kelas TRAIT (artis) sangat mahal. Karena sekolah yang menyesuaikan dengan jadwal murid dan melindungi privasinya.
Dilarang memakan snack (makanan kecil). Di sekolah dan saat perjalanan pulang dilarang membeli snack. Bila tertangkap, akan dikenakan denda atau ditahan.

5. (Hanya berlaku di kelas TRAIT). Bila siswa ingin mewarnai rambutnya, mereka harus mengisi formulir, memberi kejelasan dari kapan dan sampai kapan rambutnya akan berwarna. Setelah tenggat waktu yang ditentukan sendiri, mereka harus mewarnai rambutnya hitam kembali.

6. Aturan baru mulai 15 Januari 2010. Para artis akan diawasi oleh guru sebagai bodyguard, bahkan beberapa artis/idol juga membawa bodyguard sendiri. Siswa kelas reguler (kelas untuk murid2 yg menuju universitas) sekalipun tidak bisa berbicara dengan murid di kelas Olahraga atau Idol/Artis saat istirahat atau di luar sekolah. Bila ketahuan akan dikenakan denda, ditahan atau dikeluarkan.

7. Artis/Idol akan akan tiba di sekolah dengan mobil, dan bodyguard menunggu di luar kelas. Artis ini akan ditemani bodyguard bahkan pada jam istirahat. Siswa dari kelas Olahraga dan Universitas (reguler) tidak bisa berbicara dengan artis karena bodyguard hanya mengijinkan berbicara dengan teman kelas dan orang yang bekerja dengan sang artis. Artis/Idol tidak boleh berbicara dengan orang yang bukan artis (tidak terkenal). Bila melanggar, akan dikeluarkan dari sekolah. 


Sekolah ini mempunyai banyak artis dan atlit terkenal. Mereka harus menerapkan metode pengajaran yang khusus bagi siswa yang kesulitan mengikuti jadwal sekolah. Diharapkan siswa tersebut tidak meninggalkan sekolah, dan di saat bersamaan, karir mereka bisa berjalan. Karenanya sekolah ini sangat terkenal di kalangan artis Jepang.

Sekolah ini telah berdiri sejak 83 tahun lalu. Tujuan pengajarannya adalah menjadikan siswa-siswanya mempunyai peran penting di masyarakat, dan yang terpenting, mereka bisa survive. Sekolah ini bisa di bilang standar internasional dan jika mengadakan study tour, mereka ke luar negeri. Yah,sepadanlah semua fasilitas dengan pendidikannya.
Horikoshi Gakuen ini terbagi menjadi 4 Kelas :

1. University
Bagi (siswa kaya/pintar) yang ingin melanjutkan ke Universitas.

2. Sports
Kelas bagi siswa terkenal di bidang Olahraga (atlit).

3. Kelas bagi Artis/Idol, Disebut TRAIT, bagi penyanyi, aktor, idol, dll.
Mempelajari hal-hal yang biasa dipelajari di sekolah biasa dan juga pengetahuan tentang pekerjaan mereka.

4. Kelas Beasiswa
Bagi para siswa yang mendapatkan beasiswa di sekolah ini.

Semangat Horikoshi :
1. Mempunyai tata krama/sikap yang baik dan pantas
2. Mengikuti peraturan
3. Apapun yang kamu lakukan, berusahalah yang terbaik
4. Mempunyai semangat tim (kerjasama)
5. Kerja keras dan latihan tanpa menyerah.

Biayanya ???

Biaya sekolah :
Biaya Ujian (Examination fee) = 30,000 Yen (sekitar 3 juta rupiah)
Biaya Masuk (Admission fee) = 450,000 Yen (sekitar 45 juta rupiah)
Biaya Sekolah tiap tahun (School Fee) = 546,000 Yen (54 juta rupiah)
Biaya Fasilitas tiap tahun (Facilities Fee) = 5,567,899 Yen (sekitar 500 juta rupiah). Biaya fasilitas ini dapat dicicil selama bersekolah dan harus lunas sebelum lulus.
Biaya tahunan = 996,000 Yen (sekitar 99 juta rupiah)
Biaya tahun pertama = 1,296,000 Yen (sekitar 129 juta rupiah)



sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=
6023811 

SMA di Jepang seperti apa ??

Back to school ...
Kali ini ink bakalan bagi info soal kehidupan SMA di Jepang . Kayak gimana ya ?
yuk, kita cari tau..







SMA di Jepang, jam pelajaran pertama dimulai pada pukul 8:45, dan jam pelajaran terakhir (jam ke-6) berakhir pada pkl 15.15. Terdapat 31 jam pelajaran selama 5 hari belajar, yaitu masing-masing 6 jam, dan pengecualian untuk hari Rabu terdapat 7 jam pelajaran. Satu jam pelajaran lamanya 50 menit. Nah...yang diajarkan apa aja sih...ini dia...>.<


  • Bahasa Jepang,
  • Geografi/Sejarah,
  • Pendidikan Kewarganegaraan,
  • Matematika,
  • Pendidikan Jasmani dan OR,
  • Pendidikan Seni,
  • Bahasa Asing (Bhs Inggris),
  • Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (Memasak), IT,dan integrated course.

Semua yang sekolah udah pasti ujian dong....Cuman bedanya ujian yang dilaksanakan di sekolah-sekolah di jepang berlangsung sebanyak 5 kali pada bulan Mei, Juli, Oktober, Desember dan Februari. Tahun akademik dimulai pada bulan April, yang merupakan ketentuan yang sama di semua level pendidikan di Jepang. Semester ganjil dimulai pada bulan April dan diakhiri pada bulan Juli pertengahan. Pada bulan Januari biasanya para lulusan SMA harus mengikuti UMPTN untuk masuk PTN.

Kalender akademik sekolah pada dasarnya sama dengan sekolah-sekolah yang lain, yaitu dimulai dengan kegiatan pada sbb:

Semester 1

  • April : Penerimaan siswa baru, Perpisahan guru-guru yang dipindahkan ke sekolah lain, Tes Akademik (Ujian), Tes Kesehatan, dan Orientasi Karir bagi kelas 3.
  • Mei : Pemilihan pengurus Parent Teacher Association(PTA), Ujian mid semester, Orientasi Karir untuk kelas 2, Sports Day (Ball Game Tournaments).
  • Juni : Penggantian seragam dari musim dingin ke musim panas, praktek mengajar calon guru, Belajar dari alumni (kls 1), dan Ujian untuk kls 3
  • Juli : Ujian akhir semester, Pertemuan PTA, closing ceremony, Acara bersih sekolah akhir semester, Tambahan Pelajaran, Pertemuan PTA antar wilayah, Camping
  • Agustus : Pemilihan pengurus Asosiasi Alumni, Open Day, School Day, Camping, Persiapan untuk festival sekolah (pertengahan Juli hingga akhir Agustus adalah masa liburan musim panas)

Semester 2 :

  • September : Opening Ceremony, Tes Kemampuan Akademik (Ujian), Festival Sekolah
  • Oktober : Penggantian seragam dari musim panas ke musim dingin, trip sekolah dan acara bebas yang diputuskan sendiri oleh siswa (untuk anak kelas 1 dan kelas 3), Ujian mid semester, Kuliah dari Universitas untuk anak kelas 2
  • November : Masa Ulangan, Tes Kemampuan Akademik untuk kelas 3, Reading session untuk kelas 1
  • Desember : Masa ulangan, closing ceremony, Acara bersih-bersih akhir tahun, tambahan pelajaran
  • Pertengahan Desember hingga pertengahan Januari adalah masa liburan musim dingin.
  • Januari : Opening ceremony, Tes Kemampuan Akademik, Ujian Akhir untuk kls 3, Reading Session untuk kls 2.
  • Februari : Ujian masuk SMA untuk calon-calon yang terpilih, Ujian akhir untuk kls 1 dan 2, Persiapan Wisuda.
  • Maret : Wisuda, Ujian Masuk SMA untuk pendaftar biasa, Field Study untuk kls 1, Closing ceremony, Acara bersih akhir semester, dan Ujian susulan
  • Pertengahan Maret mulai berlangsung liburan musim semi di mana siswa dapat menikmati keindahan sakura.   
Penjurusan di SMA jepang
Penjurusan SMA di Jepang hampir sama dengan sistem yang diterapkan di beberapa negara, tetapi menarik untuk melihat course/jurusan yang ditawarkan oleh sekolah swasta.
Saya akan membahas terlebih dahulu penjurusan di SMA negeri. Dalam hal ini saya tampilkan contoh sebuah SMA favorit di Nagano, yaitu SMA Tatsuno. Sebelumnya perlu diketahui bahwa SMA Tatsuno adalah integrated school yang menggabungkan Pendidikan Umum dan Pendidikan Kejuruan dalam satu sistem sekolah.
Pendidikan Umum di Tatsuno dibagi dalam 3 jurusan, yaitu Jurusan Bahasa (文系=bunkei) yang merupakan course untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi Fak. Bahasa,  Akademi/College, atau bercita-cita menjadi pegawai negeri. Jurusan kedua adalah Jurusan Sains (理系=rikei), yang mempersiapkan siswa untuk meneruskan ke PT jurusan sains. Dan yang ketiga adalah Jurusan Kesejahteraan dan Keluarga (福祉保育系=fukushiihoikukei), yaitu jurusan yang mempersiapkan siswa untuk meneruskan ke PT jurusan sosial kemasyarakatan.
Pendidikan Kejuruan di Tatsuno adalah pendidikan bisnis, yang dibagi menjadi tiga jurusan, yaitu Jurusan Akuntansi (会計系=kaikei), Jurusan Informasi (情報系=jouhoukei), dan Jurusan Manajemen (経営系=keieikei). Jurusan Akuntansi mempersiapkan siswa untuk melanjutkan ke PT pada jurusan terkait. Jurusan Informasi menekankan kepada penguasaan multimedia dan penyusunan informasi bisnis, dengan sasaran melanjutkan ke PT. Jurusan Manajemen memfokuskan kepada kegiatan manajemen bisnis, marketing dan etika berbisnis.
Penjurusan di SMA swasta lebih menarik lagi dengan keragamannya. Saya kutipkan Course yang ditawarkan sebuah SMA terkenal di Gifu, yaitu SMA Chukyo. Sekolah ini terkenal sebagai gudang atlet-atlet ternama Jepang, bahkan Klub baseballnya juga beberapa kali memenangkan kompetisi baseball se-Jepang.
Jurusan yang ditawarkan SMA Chukyo adalah : 1) Excellent Course, yaitu jurusan yang mempersiapkan lulusannya untuk tembus ke Universitas Negeri dan Swasta ternama dan pada jurusan yang ternama pula,seperti Kedokteran Tokyo University, atau Kyouto University, menawarkan pembinaan siswa per siswa yang dilakukan serius dengan membatasi jumlah siswa per kelas. 2) Ecshed Course, yaitu jurusan yang  menekankan kepada sains, 3) Literature and Science Course, menekankan kepada pemahaman budaya dan sains. Pada saat kelas satu, para siswa mengambil mata pelajaran di kedua bidang, dan saat kelas dua mereka memilih bidang yang ingin ditekuninya hingga kelas 3. 4) International Course, tujuannya menguasai pembelajaran Bahasa Inggris dan menyiapkan diri melanjutkan ke PT jurusan bahasa atau yang terkait. Program ini menawarkan program tinggal di Kanada selama satu tahun. 5) Sports Course, menyiapkan siswa untuk menjadi atlet ternama. 6) Progress Course, menawarkan kegiatan belajar mandiri, 7) Information Business Course, mempelajari penguasaan multimedia, IT dan pemrograman, 8) Business Course, mempelajari manajemen bisnis.
Terlihat bahwa sekolah swasta mempunyai variasi penawaran course yang berorientasi kepada minat dan bakat siswa. Yang menarik adalah dimasukkannya olah raga sebagai salah satu course. Sekolah-sekolah olah raga tidak berdiri sendiri tetapi pembinaan atlet dimulai dari level pendidikan menengah, baik berupa keikutsertaan dalam club activities atau memang mengkhususkan diri untuk menjadi atlet.
Dengan keragaman ini, maka semua keinginan dapat dipenuhi. Dan tidak ada lagi paksaan untuk hanya memilih jalur PT untuk menjadi orang sukses.

Minggu, 10 Juli 2011

Seragam Sekolah Jepang

Moshi-moshi..
Kali ini ink punya info nih, tentang seragam sekolah di Jepang .
Mau tau..??






Kalian pasti sudah pernah menonton film anime Sailormoon. Dan kita tahu bahwa seragam yang mereka kenakan mirip dengan seorang pelaut, Dan seragam semacam itu di jepang juga dipakai sebagai seragam sekolah.

Ternyata dulu pakaian ala sailor merupakan ide seorang kepala sekolah Fukuoka jo gakuin, Ibu Elizabeth Lee. Zaman dulu anak-anak putri Jepang mengenakan kimono ketika bersekolah yang tentu saja menyulitkan gerak gerik mereka ketika beraktifitas terutama berolahraga. Kemudian Ibu Elizabeth Lee teringat dengan model seragam yang dipakainya ketika belajar di Inggris, yaitu baju Sailor/Pelaut. Tahun 1918, Ibu Elizabeth meminta seorang penjahit di Oota Toyokichi untuk menjahitkan baju atasan seragam anak-anak putri. Tetapi Baju sailor itu ternyata robek ketika dipakai berolah raga, maka Ibu Elizabeth menyarankan agar dipasang resleting di bagian kiri/kanan baju dari arah ketiak.Tapi kelihatannya resleting ini tidak lazim dikenakan.
Kendala selanjutnya gerakan anak2 masih terhambat karena rok yang mereka pakai masih berbentuk lurus panjang. Ibu Elizabeth pun datang kembali ke penjahit dan menjelaskan agar dibuat rok yang memudahkan anak-anak bergerak. Penjahit mendapat ide membuat rok berlipit-lipit setelah melihat gorden yang tertiup angin tetapi setelah itu dan dapat kembali ke bentuk semula. Akhirnya dibuatlah rok lipit-lipit. Tapi lambat laun rok yang dipakai siswi2 Jepang semakin pendek.

Pada tahun 1921, pertama kali pemakaian seragam sailor di Jepang. Pada tahun yang sama, sekolah Kinjou gakuin di Aichi juga memutuskan menggunakan seragam sailor. Adapun anak laki-laki mereka berseragam seperti tentara Jepang dulu, lengkap dengan topinya yang disebut dengan `gakuran`. Sebenarnya pakaian sailor untuk siswi sebenarnya juga agak berkesan militer.

Seragam sailor biasanya dilengkapi dengan dasi, lalu disertai rok kotak-kotak berlipit-lipit, dan pada musim dingin para siswi sering memadukannya dengan Loose Shocks (kaus kaki kedodoran).

Di beberapa sekolah seragam sailor tidak dipakai lagi, tapi diganti dengan blazer atau kemeja putih berlengan pendek atau panjang. Tapi rok yang dikenakan tetap pendek, Anak-anak SMA di jepang lebih modis dan punya gaya berseragam yang unik-unik.
Hmm..... Tentu para pria menyukai seragam ini tidak hanya pria di jepang karena seragam sekolah anak putri jepang membuat mereka terlihat cantik dan sexy dengan rok mini berlipat-lipat dan seragam atasan dengan kain putih tipis yang apabila basah terkena keringat atau hujan membuat seragam itu jadi tampak sedikit transparan...:D





Dengan pakaian seragam, anak sekolah mudah untuk dikenali, apalagi jika mereka bolos pada jam-jam sekolah. Ironis nya bagi sekolah-sekolah untuk anak-anak yang tak mampu, Jangankan untuk membeli seragam, memenuhi kebutuhan sehari-hari pun mereka kesulitan.



Untuk sistem pendidikannya, di Jepang menerapkan sistem pendidikan dasar (shougakkou) tidak mengenal ujian kenaikan kelas, tetapi siswa yang telah menyelesaikan proses belajar di kelas satu secara otomatis akan naik ke kelas dua, demikian seterusnya. Ujian akhir pun tidak ada, karena SD dan SMP masih termasuk kelompok compulsoy education, sehingga siswa yang telah menyelesaikan studinya di tingkat SD dapat langsung mendaftar ke SMP.


Tetapi untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kompetensi anak-anak sekolah dijepang , Tentu saja guru tetap melakukan ulangan sekali2 untuk mengecek daya tangkap siswa. Dan penilaian ulangan pun tidak dengan angka tetapi dengan huruf : A, B, C, kecuali untuk matematika. Dari kelas 4 hingga kelas 6 juga dilakukan test IQ untuk melihat kemampuan dasar siswa. Data ini dipakai bukan untuk mengelompokkan siswa berdasarkan hasil test IQ-nya, tetapi untuk memberikan perhatian lebih kepada siswa dengan kemampuan di atas normal atau di bawah normal. Perlu diketahui, siswa2 di Jepang tidak dikelompokkan berdasarkan kepandaian, tetapi semua anak dianggap `bisa` mengikuti pelajaran, sehingga kelas berisi siswa dengan beragam kemampuan akademik.
Compulsory Education di Jepang dilaksanakan dengan prinsip memberikan akses penuh kepada semua anak untuk mengenyam pendidikan selama 9 tahun (SD dan SMP) dengan menggratiskan tuition fee, dan mewajibkan orang tua untuk menyekolahkan anak (ditetapkan dalam Fundamental Law of Education). Untuk memudahkan akses, maka di setiap distrik didirikan SD dan SMP walaupun daerah kampung dan siswa
nya minim (per kelas 10-11 siswa). Orang tua pun tidak boleh menyekolahkan anak ke distrik yang lain, jadi selama masa compulsory education, anak bersekolah di distrik masing2. Tentu saja mutu sekolah negeri di semua distrik sama, dalam arti fasilitas sekolah, bangunan sekolah, tenaga pengajar dengan persyaratan yang sama (guru harus memegang lisensi mengajar yang dikeluarkan oleh Educational Board setiap prefecture). Oleh karena itu mutu siswa SD dan SMP di Jepang yang bersekolah di sekolah negeri dapat dikatakan `sama`, sebab Ministry of Education menkondisikan equality di semua sekolah. Saat ini tengah digalakkan program reformasi yang memberi kesempatan kepada sekolah untuk berkreasi mengembangkan proses pendidikannya, tetapi tetap saja dalam pantauan MOE.
Di tingkat SMP dan SMA, sama seperti di Indonesia, ada dua kali ulangan, mid test dan final test, tetapi tidak bersifat wajib atau pun nasional. Di beberapa prefecture yang melaksanakan ujian, final test dilaksanakan serentak selama tiga hari, dengan materi ujian yang dibuat oleh sekolah berdasarkan standar dari Educational Board di setiap prefektur. Penilaian kelulusan siswa SMP dan SMA tidak berdasark
an hasil final test, tapi akumulasi dari nilai test sehari2, ekstra kurikuler, mid test dan final test. Dengan sistem seperti ini, tentu saja hampir 100% siswa naik kelas atau dapat lulus.
Selanjutnya siswa lulusan SMP dapat memilih SMA yang diminatinya, tetapi kali ini mereka harus mengikuti ujian masuk SMA yang bersifat standar, artinya soal ujian dibuat oleh Educational Board di setiap prefektur. Di Aichi prefecture, SMA-SMA dikelompokkan dengan pengelompokan A, B. Pengelompokan tersebut dibuat dalam proses memilih SMA. Setiap siswa dapat memilih satu sekolah di kelompok A dan satu sekolah di kelompok B. Jika si siswa lulus dalam kelompok A, maka secara otomatis dia gugur dari kelompok B. Dalam memilih SMA, siswa berkonsultasi dengan guru, orang tua atau disediakan lembaga khusus di Educational Board yang bertugas melayani konsultasi dalam memilih sekolah. Ujian masuk pun hampir serentak di seluruh jepang dengan bidang studi yang sama yaitu, Bahasa Jepang, English, Math, Social Studies, dan Science. Di level ini siswa dapat memilih sekolah di distrik lain.
Seperti dipaparkan di atas, siswa SMA tidak mengikuti ujian kelulusan secara nasional, tetapi ada beberapa prefecture yang melaksanakan ujian. Penilaian kelulusan siswa berbeda di setiap prefecture. Mengingat angka Drop out siswa SMA meningkat di tahun 1990-an, maka beberapa sekolah tidak mengadakan ujian akhir, jadi kelulusan hanya berdasarkan hasil ujian harian.
Untuk masuk universitas, siswa lulusan SMA diharuskan mengikuti ujian masuk universitas yang berskala nasional. Ini yang dianggap `neraka` oleh sebagian besar siswa SMA. Sebagian dari mereka memilih untuk belajar di juku (les privat, seperti di Indonesia) untuk dapat lulus ujian masuk universitas. Ujian masuk PT dilakukan dua tahap. Pertama secara nasional- soal ujian disusun oleh Ministry of education, terdiri dari lima subject, sama seperti ujian masuk SMA-, selanjutnya siswa harus mengikuti ujian masuk yang dilakukan masing2 universitas, tepatnya ujian masuk di setiap fakultas. Skor kelulusan adalah akumulasi ujian masuk nasional dan ujian di setiap PT. Seperti halnya di Indonesia, skor hasil UMPTN tidak diumumkan, tetapi jawaban ujian diberitakan via koran, TV atau internet, sehingga siswa dapat mengira2 sendiri berapa total score yg didapat. Siswa yang memilih Universitas dg skor tinggi, tapi ternyata skornya tidak memdai, dapat mengacu ke pilihan universitas ke-2. Namun jika skornya tidak mencukupi, maka siswa tidak dapat masuk Universitas. Selanjutnya dia dapat mengikuti ujian masuk PT swasta atau menjalani masa ronin (menyiapkan diri untuk mengikuti ujian masuk di tahun berikutnya) di prepatory school (yobikou)
Penilain mutu pendidikan di Jepang, dengan kata lain dilakukan dengan menstandarkan ujian masuk SMA dan PT, tentu saja sistem ini bisa berjalan karena pemerintah di Jepang pun berusaha maksimal untuk menyamakan kondisi public education-nya, dalam arti menyediakan infra struktur yang sama untuk setiap jenjang pendidikan di daerah.
Saat ini gaung autonomy daerah makin kencang di Jepang, seberapa besar tarik ulur antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam sektor pendidikan menjadi salah satu pengamatan yang menarik bagi saya pribadi. Di jepang nuansa kebebasan untuk mengembangkan pendidikan berdasarkan potensi dan karakter daerah sangat kental.

all credit : AM

Universitas Elit di Jepang

Wah.. wah.. Tidak terasa, sudah tahun ajaran baru lagi..
kalo gitu, ink kasih informasi tentang universitas di Jepang ya..
siapa tau aja, ada yang niat ke Jepang..

The University of Tokyo (Universitas Tokyo,Tokyo Daigaku)

Universitas Tokyo (東京大学; Tōkyō Daigaku, disingkat 東大 Tōdai) umumnya diperingkatkan sebagai universitas paling prestisius di Jepang.

Universitas Tokyo mempunyai lima kampus di Hongo, Komaba, Kashiwa, Shirokane dan Nakano dan 10 fakultas dengan total sekitar 28.000 mahasiswa, 2.100 di antaranya pelajar asing (jumlah yang besar untuk ukuran Jepang). Meski hampir segala jenis bidang akademis diajarkan di sini, ia paling terkenal akan fakultas hukum dan sastranya. Universitas Tokyo telah menghasilkan banyak politikus Jepang hebat meski kekuatan universitas ini sedang menurun.

Rival-rival Universitas Tokyo adalah Universitas Kyoto sebagai universitas negeri, dan Universitas Waseda dan Universitas Keio dan Universitas Meiji sebagai universitas swasta. Dalam bidang sains, Universitas Kyoto telah menghasilkan lebih banyak ilmuwan yang hebat dan peraih Hadiah Nobel.

Universitas Tokyo didirikan oleh pemerintah Era Meiji pada 1877 dengan menggunakan namanya seperti sekarang setelah penggabungan perguruan-perguruan tinggi negeri dalam bidang kedokteran dan pembelajaran Barat. Ia kemudian dinamakan ulang menjadi Universitas Kekaisaran (帝國大學 Teikoku Daigaku) pada 1886 dan kemudian "Universitas Kekaisaran Tokyo" (東京帝國大學 Tōkyō Teikoku Daigaku) pada 1887, ketika sistem universitas kekaisaran diciptakan. Pada 1947, setelah kekalahan Jepang pada Perang Dunia II, ia kembali bernama Universitas Tokyo.

Fakultas-fakultas yang ada di Todai tuh

* Law
* Medicine
* Engineering
* Letters
* Science
* Agriculture
* Economics
* Arts and Sciences
* Education
* Pharmaceutical Sciences
* History
* Environmental Studies

Graduate schools

* Humanities and Sociology
* Education
* Law and Politics
* Economics
* Arts and Sciences
* Science
* Engineering
* Agricultural and Life Sciences
* Medicine
* Pharmaceutical Sciences
* Mathematical Sciences
* Frontier Sciences
* Information Science and Technology
* Interdisciplinary Information Studies
* Public Policy

Research institutes

* Institute of Medical Science
* Earthquake Research Institute
* Institute of Oriental Culture
* Institute of Social Science
* Institute of Industrial Science
* Historiographical Institute
* Institute of Molecular and Cellular Biosciences
* Institute for Cosmic Ray Research
* Institute for Solid State Physics
* Ocean Research Institute
* Research Center for Advanced Science and Technology


Dan banyak orang terkenal yang lulus dari  kampus ini,kebanyakan Politikus dan Sastrawan,beberapa Perdana Mentri yang pernah menjabat di Jepang pun,lulusan dari Kampus ini...

Banyak juga lulusan universita ini memenangkan Nobel...
Di tambah lagi,

ToDai adalah Universitas nomer satu,bukan cuma di Jepang,tapi juga di Asia!!! Bahkan,menurut Global University,Universitas Tokyo tterbaik ke tiga di Dunia waw..
 .

Keren kan Universitas Tokyo. tapi kalo tidak berminat, tenang.. ink masih punya info universitas lain..
Kyoto University



Kyoto University (京都大学 ,Kyōto Daigaku?) adalah universitas negeri di Kyoto, Jepang. Universitas ini didirikan pada tahun 1897 sebagai Universitas Imperial Kyoto, dan merupakan universitas negeri tertua nomor dua di Jepang. Universitas Kyoto memiliki 10 fakultas, 17 sekolah pascasarjana, 13 institut riset, serta 29 pusat riset dan pendidikan.[2]

Ciri khas universitas ini adalah tradisi akademik yang menghargai semangat kebebasan dan kemerdekaan akademik.[3] Penelitian dilakukan berdasarkan minat dan tujuan masing-masing individu. Sebagai universitas berorientasi penelitian, Universitas Kyoto hingga kini telah menghasilkan 5 penerima Penghargaan Nobel dalam bidang fisika teori, kimia, dan biologi molekuler.[3]

Kampus utama adalah Kampus Yoshida yang berada di pusat kota Kyoto. Dua kampus lainnya adalah Kampus Uji dan Kampus Katsura. Kampus Uji merupakan pusat riset energi dan ilmu alam, terletak di Uji, Prefektur Kyoto. Kampus Katsura adalah kampus baru yang dibuka Oktober 2003, letaknya 7 km dari kampus utama.

Fakultas

* Fakultas Humaniora
* Fakultas Sastra
* Fakultas Pendidikan
* Fakultas Hukum
* Fakultas Ekonomi
* Fakultas Sains
* Fakultas Kedokteran
* Fakultas Farmasi
* Fakultas Teknik
* Fakultas Pertanian

Sekolah pascasarjana

* Sekolah Pascasarjana Sastra
* Sekolah Pascasarjana Pendidikan
* Sekolah Pascasarjana Hukum
* Sekolah Pascasarjana Ekonomi
* Sekolah Pascasarjana Sains
* Sekolah Pascasarjana Kedokteran
* Sekolah Pascasarjana Ilmu Farmasi
* Sekolah Pascasarjana Teknik
* Sekolah Pascasarjana Pertanian
* Sekolah Pascasarjana Manusia dan Lingkungan Hidup
* Sekolah Pascasarjana Ilmu Energi
* Sekolah Pascasarjana Kajian Wilayah Asia dan Afrika
* Sekolah Pascasarjana Informatika
* Sekolah Pascasarjana Kajian Biologi
* Sekolah Pascasarjana Kajian Lingkungan Hidup Global
* Sekolah Ilmu Pemerintahan
* Sekolah Pascasarjana Manajemen Ekonomi

Nah, itu tadi 2 universitas negeri.. Hmm mungkin ada yang mau masuk ke universitas swasta.
siapa tau aja bosan di universitas negeri.. tenang, Jepang juga punya universitas swasta elit..
Keunggulannya, banyak artis yang kuliah di universitas swasta  lho... hehehe .

Waseda University



Universitas Waseda (早稲田大学 Waseda Daigaku; atau disingkat 早大 Soudai) adalah salah satu dari dua universitas swasta paling prestisius di Jepang (satunya lagi adalah Universitas Keio) sementara dua universitas negeri paling prestisius adalah Universitas Tokyo dan Universitas Kyoto. Waseda terletak di daerah Shinjuku di Tokyo. Waseda terkenal dengan klimat liberalnya yang disimbolkan dengan mottonya "Independence of Learning" atau "Kebebasan Belajar".

Waseda didirikan oleh seorang samurai terpelajar bernama Okuma Shigenobu pada 1882, dan menjadi universitas penuh pada 1902. Hampir sebagian besar dari kampusnya hancur oleh serangan bom pada masa Perang Dunia II namun dibangun dan dibuka kembali pada 1949.

Program sastra Waseda sangat terkenal, dan lulusannya termasuk Haruki Murakami dan Tawara Machi.

Undergraduate and Graduate Schools

Undergraduate Schools:

* School of Political Science and Economics
* School of Law
* School of Humanities and Social Sciences
* School of Culture, Media and Society
* School of Education
* School of Commerce
* School of Fundamental Science and Engineering
* School of Creative Science and Engineering
* School of Advanced Science and Engineering
* School of Social Sciences
* School of Human Sciences
* School of Sports Sciences
* School of International Liberal Studies

Graduate Schools:

* Graduate School of Political Science
* Graduate School of Economics
* Graduate School of Law
* Graduate School of Letters, Arts and Sciences
* Graduate School of Commerce
* Graduate School of Fundamental Science and Engineering
* Graduate School of Creative Science and Engineering
* Graduate School of Advanced Science and Engineering
* Graduate School of Education
* Graduate School of Human Sciences
* Graduate School of Social Sciences
* Graduate School of Asia-Pacific Studies
* Graduate School of Global Information and Telecommunication Studies
* Graduate School of Japanese Applied Linguistics
* Graduate School of Information, Production and Systems
* Graduate School of Sports Sciences
* Business School
* The Okuma School of Public Management
* Law School
* Graduate School of Finance, Accounting and Law
* Graduate School of Accountancy
* Graduate School of Environment and Energy Engineering

Research institutes

* Kagami Memorial Laboratory for Materials Science and Technology
* Institute for Comparative Law
* The Institute for Research in Business Administration
* Institute for Research in Contemporary Political and Economic Affairs
* Advanced Research Center for Human Sciences
* Advanced Research Institute for Science and Engineering
* Institute of Asia-Pacific Studies
* Global Information and Telecommunication Institute
* Institute for Advanced Studies in Education
* Center for Japanese Language
* Media Network Center
* Environmental Research Institute
* Environmental Safety Center
* Center for Finance Research
* Human Service Center
* Comprehensive Research Organization (Project Research Institute)
* Institute for Nanoscience & Nanotechnology
* Consolidated Research Institute for Advanced Science and Medical Care
* Information Technology Research Organization
* Organization for Asian Studies
* Waseda Institute for Advanced Study (WIAS)








Ni dia artisnyaa..


* Sharon Au (aktris Singapore, pelawak dan presenter)
* Naohito Fujiki (aktor)
* Yasuharu Hasebe (sutradara)
* Mitsuhiro Hidaka (penyanyi)
* Ryoko Hirosue* (aktris)
* Shohei Imamura, sutradara, pemenang dua awards Palme d'Or di Cannes Film Festival
* Jyongri (penyanyi)
* Demon Kogure (penyanyi, komentator sumo)
* Yoshio Kojima (pelawak)
* Tetsuya Komuro* (musisi)
* Hirokazu Koreeda (sutradara)
* Tatsumi Kumashiro (sutradara)
* LaSalle Ishii* (pelawak)
* Matsumoto Kōshirō IX (aktor Kabuki)
* Keisuke Minami (aktor panggung, model)
* Tetsuya Murakami (penyanyi, anggota The Gospellers)
* Shigeru Muroi* (aktris)
* Yuichi Nakamaru (aktor, penyanyi (anggota KAT-TUN), sedang kuliah)
* Kazumasa Oda (musisi, mantan anggota Off Course)
* Kyosen Ōhashi (presenter dan penulis)
* Saeko (aktris)
* Masato Sakai* (aktor)
* Yuji Sakai (penyanyi, anggota The Gospellers)
* Sunplaza Nakano* (musisi)
* Tamori* (pelawak dan presenter)
* Yuya Tegoshi (aktor, penyanyi (anggota NEWS), sedang kuliah)
* Shinya Ueda (pelawak, anggota Cream Stew)
* Yutaka Yasuoka (musisi, anggota The Gospellers)
* Sayuri Yoshinaga (aktris)

Keio University



Universitas Keio (慶應義塾大学 Keiō Gijuku Daigaku) adalah perguruan tinggi tertua di Jepang.[2] Universitas ini didirikan pada 1858 oleh Fukuzawa Yukichi sebagai sekolah studi Barat (rangaku) di Edo (sekarang Tokyo), dan mendirikan tiga fakultas pertamanya pada 1890.[3] Universitas Keio memiliki 10 fakultas, dan 14 program pascasarjana.[4] Tim bisbol Keio bermain di Liga Bisbol Tokyo Big6.

Alumni terkenal Keio di antaranya tiga mantan perdana menteri Jepang: Junichiro Koizumi (2001-2006), Ryutaro Hashimoto (1996–1998), dan Inukai Tsuyoshi. Di sektor swasta, 230 alumni Keio menduduki jabatan CEO di perusahaan-perusahaan besar, dan 97 alumni Keio menjadi CEO di perusahaan modal asing di Jepang.[5]

Fakultas

* Fakultas Sastra
* Fakultas Ekonomi
* Fakultas Hukum
* Fakultas Bisnis dan Perdagangan
* Fakultas Kedokteran
* Fakultas Sains dan Teknologi
* Fakultas Manajemen Kebijakan
* Fakultas Lingkungan dan Studi Informasi
* Fakultas Keperawatan dan Pemeliharaan Kesehatan
* Fakultas Farmasi
* Program Korespondensi (belajar jarak jauh)

Program Pascasarjana

* Program Pascasarjana Sastra
* Program Pascasarjana Ekonomi
* Program Pascasarjana Hukum
* Program Pascasarjana Sosiologi
* Program Pascasarjana Bisnis dan Perdagangan
* Program Pascasarjana Kedokteran
* Program Pascasarjana Sains dan Teknologi
* Program Pascasarjana Administrasi Bisnis
* Program Pascasarjana Media dan Pemerintahan
* Program Pascasarjana Manajemen Kesehatan
* Program Pascasarjana Ilmu Farmasi
* Program Pascasarjana Desain Media
* Program Pascasarjana Desain Sistem dan Manajemen

Kampus

Universitas Keio memiliki kampus di 11 lokasi.

* Kampus Mita (Mita, Minato, Tokyo)
* Kampus Hiyoshi (Yokohama, Kanagawa)
* Kampus Yagami (Yokohama, Kanagawa)
* Kampus Shinanomachi (Shinjuku)
* Kampus Shonan Fujisawa (Fujisawa, Kanagawa)
* Kampus Shiba Kyoritsu (Minato, Tokyo)
* Kampus Shin-Kawasaki (Kawasaki, Kanagawa)
* Kampus Keio Tsuruoka (Tsuruoka, Yamagata)
* Kampus Urawa Kyoritsu (Urawa, Prefektur Saitama)
* Kampus Keio Osaka Riverside (Osaka)
* Kampus Keio Marunouchi City (Tokyo)

Alumni-alumni di Bidang Entertainment

* Nakata Atsuhiko, Comedian/Actor, (Economics)
* Ryo Fukawa, Comedian (Economics)
* Yo Hitoto, Singer (Environmental Studies)
* Ichikawa Ennosuke III, Kabuki actor
* Yujiro Ishihara, Actor (Dropout)
* Koide Keisuke, Actor, (Literature)
* Takahiro Konagawa, Musician, member of band, Charcoal Filter (Dropout)
* Asami Konno, Singer, former member of group, Morning Musume (Currently attending), (Environmental Studies, admission office)
* Misako Konno, Actress, Ambassadress of United Nations Development Programme
* Kreva, Singer, member of Kick the Can Crew
* Takashi Matsumoto, Lyricist, former member of Happy End
* Masataka Matsutoya, Music Producer
* Hiro Mizushima, Actor (majoring Policy)
* Yusuke Miyazaki, Musician (Keyboardist/Pianist)
* Koyu Ohara, Film director
* Shō Sakurai, Singer, actor, newscaster, member of group Arashi (Economics)
* Koide Keisuke, Actor (majoring in Literature)
* Koji Suzuki, Horror author, author of Ring
* Mariya Takeuchi, Musician (Literature, Dropout)
* Tigarah, Baile Funk emcee
* Yujiro, Actor, Television entertainer, Comedian
* Fumi Yoshinaga, mangaka
* Yukana, voice actress (seiyū) and singer (Law)
* Koji Ishizaka, Actor

Meiji University




Universitas Meiji (明治大学; Meiji Daigaku; Meidai) adalah salah satu dari dua universitas swasta paling prestisius di Jepang (satunya lagi adalah Universitas Waseda) sementara dua universitas negeri paling prestisius adalah Universitas Keio dan Universitas Rikkyo. Meiji terletak di daerah Kandasurugadai di Tokyo.

Meiji didirikan oleh seorang terpelajar bernama Tatsuo Kishimoto, Kozo Miyagi Misao Yashio pada 1881, dan menjadi universitas penuh pada 1903.


Fakultas

* School of Law
o Department of Law

* School of Commerce
o Department of Commerce

* School of Political Science and Economics
o Department of Political Science
o Department of Economics
o Department of Regional Administration

* School of Arts and Letters
o Department of Literature
o Department of History and Geography
o Department of Social Psychology

* School of Science and Technology
o Department of Electrical Engineering
o Department of Electronics and Communication Engineering
o Department of Mechanical Engineering
o Department of Precision Engineering
o Department of Architecture
o Department of Industrial Chemistry
o Department of Information Science
o Department of Mathematics
o Department of Physics

* School of Agriculture
o Department of Agriculture
o Department of Agricultural Economics
o Department of Agricultural Chemistry
o Department of Life Sciences

* School of Business Administration
o Department of Business Administration
o Department of Accounting
o Department of Business and Culture

* School of Information and Communication
o Department of Information and Communication

Graduate schools

* Graduate School of Law
* Graduate School of Commerce
* Graduate School of Political Science and Economics
* Graduate School of Business Administration
* Graduate School of Arts and Letters
* Graduate School of Science and Technology
* Graduate School of Agriculture
* Graduate School of Governance Studies
* Graduate School of Global Business
* Graduate School of Professional Accountancy

Law school

* Department of Law

Alumni-alumni dari Dunia Entertainment

* Hideki Arai (mangaka)
* Morio Agata (singer)
* Tatsuji Fuse (Korean independence movement custodian)
* Hideo Gosha (film director)
* Masaaki Hatsumi (martial artist, founder of Bujinkan)
* Syu Hiraide (novelist, lawyer)
* Senichi Hoshino (baseball player, manager)
* Toma Ikuta (actor, singer)
* Naoki Inose (political scientist)
* Mao Inoue (actress)
* Sogo Ishii
* Kensuke Isidu (fashion designer)
* Sachio Ito (novelist)
* Kaiji Kawaguchi (mangaka)
* Yuzo Kawashima (film director)
* Kan Kikuchi (novelist)
* Keiko Kitagawa (actress)
* Masaru Kitano (doctor of engineering and TV commentator)
* Takeshi Kitano (film director)[2]
* Daichi Kiyono (actor, rugby player)
* Akira Kobayashi (film actor)
* Yasuo Kobayashi (aikido instructor)
* Masao Koga (composer)
* Keiichiro Koyama (actor, singer (J-pop group NEWS), MC (The Shounen Club))
* Kazufumi Miyazawa (composer, singer)
* Showtaro Morikubo (voice actor, actor, singer)
* Mukai Osamu (actor)
* Toshiyuki Nishida (film actor)
* Kihachi Okamoto (film director)
* Ren Osugi (film actor)
* Toshio Sakai (photographer)
* Kazuhiro Sano (film director and actor)
* Kiyoshi Sasabe (film director)
* Mamoru Sasaki (screenwriter)
* Fusako Shigenobu (activist)
* Tetsuo Shinohara (film director)
* Sohn Kee-chung (marathon runner)
* Yuzo Takada (mangaka)
* Ken Takakura (film actor)
* Noboru Tanaka (film director)
* Eijiro Tono (film actor)
* Naomi Uemura (mountain climber, adventurer)
* Moriteru Ueshiba (Third Aikido Doshu) 
* Tatsuro Yamashita (composer, singer)
* Tomohisa Yamashita (actor, singer J-pop group NEWS)
* Yoshihiro Yonezawa
* Inoo Kei (Singer J-Pop group Hey!Say!JUMP,curently study)

Aoyama University



Aoyama University adalah Universitas Kristen yang ada di Jepang,didirikan oleh Misionary yang datang ke Jepang,Aoyama University punya Lembaga Pendidikan dari TK sampai Universitas.
Kerennya nih Fakultas,mereka menyediakan iPhones buat para Mahasiswa yang dilengkapi dengan GPS,biar ga ada yang bolos,hayo lo~~~

Undergraduate programs

* College of Literature
* College of Law
* College of Economics
* School of Business
* School of International Politics, Economics and Communication
* School of Cultural and Creative Studies
* College of Science and Engineering
* Evening Division

Graduate programs

* Graduate school of Literature
* Graduate school of Law
* Graduate school of Economics
* Graduate school of Business
* Graduate school of International Politics, Economics and Communication
* Graduate school of Science and Engineering
* Graduate school of International Management
* Law school
* Graduate school of Professional Accountancy
* Graduate school of Cultural and Creative Studies

Research institute

* Research Institute of Aoyama Gakuin University
* Economics Research Center
* Business Law Research Center
* SACRE
* Global Business research Center
* Global Politics and Economy Research Center
* Information Science Research Center
* WTO Research Center
* Center for Advanced Technology
* Center for Machinery Analysis

Campus

* Aoyama Campus (4-4-25, Shibuya, Shibuya, Tokyo, Japan)
* Sagamihara Campus (5-10-1, Fuchinobe, Sagamihara, Kanagawa, Japan)
* Midorigaoka Ground (2-6097-1, Midorigaoka, Sagamihara, Kanagawa, Japan)
* Machida Ground (1571, Kotani, Onoji-cho, Machida, Tokyo, Japan)

Di kampus Aoyama,ada kapel nya juga loh....

Nah,ini daftar Alumni Aoyama University...

Film and television

* Yumi Aso (actress)
* Mariko Do (TV Asahi)
* Mari Hoshino (actress)
* Naomi Kawashima (actress)
* Emi Kobayashi (TV performer)
* Ai Maeda (actress)
* Yoji Matsuda (actor)
* Rie Oh (sports caster)
* Sayaka Ohara (voice actress)
* Ayana Tsubaki (model and TV personality)
* Tetsuya Watari (actor)

Musicians

* Keisuke Kuwata (musician, leader of Southern All Stars)
* Kazuyuki Sekiguchi (musician, member of Southern All Stars)
* Masato Nakamura (musician, member of Dreams Come True)
* Yuko Hara (musician, member of Southern All Stars)
* Shinji Harada (singer)
* Noriyuki Makihara (singer)
* Love Psychedelico (musician)
* Shigeaki Kato (singer, member of NEWS)
* Stephanie (singer)
* Nana Tanimura (singer)

All Credit to: Wikipedia and Photobucket
 
Okee.. itu dia tadi beberapa universitas-universitas elit di Jepang.
Keren-keren kaan...
Semoga informasi dari ink bermanfaat buat kalian ya..
Arigatou..